Celesteia ; Arc Dimension (On Going)

Celesteia ; Arc Dimension (On Going)

  • WpView
    Reads 159
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 1, 2022
Suatu tempat dimana ideologi tidak mengenal Tuhan adalah sebuah negeri yang makmur dan jaya, Celesteia. Kekaisaran dengan wilayah yang begitu luas dari ujung utara sampai selatan. Namun, bersama terangnya kejayaan, dua titik gelap tercipta sebagai kutukan atas dasar amarah dan kehancuran oleh ras dari antah-berantah. Mereka berwujud dan dianugerahi sebagai kedua putri Raja dan termasuk sebagai orang-orang yang tidak mengetahui. Ramalan yang disebut, mungkin akan terjadi beriringan dengan bertambahnya pengetahuan mereka berdua.
All Rights Reserved
#575
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [1] Takdir Putri Kecil Yang Liar
  • Chapter 1 : Bayangan dibalik cahaya
  • Cemoro Geni [TAMAT]
  • PETRA
  • Change Of Destiny (Tamat)
  • Never a Happy Ending - NaNoWriMo2024
  • Regen of Zonneschijn
  •  Two Knight || MOONSUN (TAMAT)

Dia adalah seorang dokter ajaib yang terkenal di dunia pada abad ke-21. Jika Raja Neraka menginginkan seseorang mati di siang hari, dia hanya akan membiarkan orang itu mati di malam hari. Setelah kembali ke masa lalu, jiwanya sekarang berada di tubuh seorang wanita yang pengecut dan tidak kompeten dari Kediaman Marquis Perdamaian Abadi. Pada hari pernikahannya, dia dikirim ke bandit oleh tunangannya. Segera, dia memberi pria yang tidak berguna itu surat cerai. Enyah! Ibu tiri yang kejam, saudara tiri yang munafik, ayah yang kejam, semuanya menginginkan hidupnya. Dia memiliki Binatang Roh sendiri, dia bisa memperbaiki ramuan pil, dia bahkan bisa dengan mudah menguasai keterampilan baru. Tapi kenapa paman kekaisaran kesembilan yang tampan dan mendominasi menjeratnya ketika dia berurusan dengan sampah kebencian itu? Dia melihat ke belakang dan mencibir, "Apakah hubungan kita sebagus itu?" Pria itu menyipitkan matanya dan tampak sekuat binatang buas, "Aku sudah memelukmu dan menciummu. Apakah kita harus tidur bersama?" .......... Author(s): Yu Xiaotong Sumber: boxnovel

More details
WpActionLinkContent Guidelines