(Akan segera terbit) Setelah kehilangan kedua orang tua pada gempa bumi besar di tahun 2037, Arabel hidup dengan baik bersama keluarga angkatnya. Pada tahun 2047, di usia 20 tahun, Arabel merupakan seorang mahasiswi Akademi Teknologi Indonesia. Dia senang bereksperimen dengan teknologi dan membut penemuan-penemuan kecil. Saat energi ledakan matahari terbesar yang pernah terjadi membuat kerusakan pada satelit pengendali cuaca dan pengendali humanoid - robot berbentuk manusia, Arabel ingin membantu untuk memperbaiki sistem. Namun, ternyata orang yang mendalangi terjadinya hal tersebut berusaha menghalangi Arabel dengan berbagai cara sehingga gadis itu harus berusaha keras agar dapat tetap hidup dan berhasil memperbaiki sistem.
Více informací