Oydis' Story [END]
  • Reads 1,893
  • Votes 163
  • Parts 30
  • Reads 1,893
  • Votes 163
  • Parts 30
Complete, First published Apr 05, 2022
Bagi beberapa orang, keluarga mungkin adalah tempat ternyaman untuk mencurahkan semua perasaan. Tetapi tidak untuk gadis yang bernama Oydis Arisha Lamont, ia benar-benar tak percaya, bahwa keluarga adalah tempat ternyaman dalam hidup, dan malah keluarganya yang membawanya berada ruang lingkup yang sebenarnya membuat gadis tersebut tak pernah merasakan makna keluarga yang sebenarnya.

Melihat sang Kakak yang selalu diperlakukan baik, terkadang membuat gadis tersebut merasa iri karena tak pernah di perlakukan seperti yang di rasakan oleh Kakaknya. Namun, tak mungkin ia mendapatkan apa yang diinginkan olehnya semudah menjentikkan jari. Bukannya merasakan kasih sayang, yang didapatkannya malah makian dari Papanya karena merasa kehadiran gadis tersebut hanyalah pembawa sial di keluarga.

"Dasar anak yang nggak diharapkan!"

            "Kenapa aku yang harus mengalami ini semua? Apakah yang dikatakan semua orang itu benar?" Gadis itu kembali bertanya-tanya pada dirinya sendiri. Mungkin hal yang diharapkannya terlihat terlalu sederhana, tetapi mengapa gadis itu seakan mendapatkan lika-liku saat ingin mendapatkan hal semudah itu? Apakah memang ia tak pantas untuk mendapatkan semuanya? Bagaimana kelanjutan kisah hidup Oydis ke depannya?

Start: 5 April 2022
End: 14 April 2022

[End Versi Wattpad ya kawan-kawan]
All Rights Reserved
Sign up to add Oydis' Story [END] to your library and receive updates
or
#13ketenangan
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Raka Alandra (The End) cover
Gadis Kecil Ayah [SUDAH TERBIT] cover
yara & nara (END). cover
Kumpulan Lirik Lagu cover
I'm Alexa cover
Pergi [ Aletha ] cover
This teacher is mine🔞🔞(Boys love)  cover
[1]Tak Dianggap (End)  cover
MAHESA cover
Transmigration Of Extras That I Hate cover

Raka Alandra (The End)

35 parts Ongoing

"Dengan cara apa lagi agar aku bisa mendapatkan kasih sayang?" Namun... "Ya Tuhan! Terima kasih sudah mengulang masa laluku, sekarang aku tidak akan bersikap seperti dulu lagi. Aku tidak mau mati muda!