Story cover for ARAKSA( ON GOING) by DeaAmelia334
ARAKSA( ON GOING)
  • WpView
    Membaca 43
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 43
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Apr 05, 2022
(KALO MAU FOLLOW DULU YU BIAR BISA JADI BESTIE)


Aca melihat raksa sinis sekali." Balikin buku gue!!"

"Eummm." Raksa nampak berpikir sebentar." Tapi ada syaratnya?"

"Raksa jangan macem macem deh!!"

"Kata siapa macem macem cuma satu macem kok no hp lo. Gimana segitu?" Raksa mengulurkan tangannya.

"Gak Sudi!!"

"Yaudah." 

"Udah lah terima aja ca Lo kan tadi ngamuk Mulu gara gara novel !!" Titah Lea.

"RAKSA!!"

"Kenapa cantik ?"

"Balikin."

"No hape dulu."

"Demi novel oke," Akhirnya aca menyerah juga dan memeberikan handponnya pada raksa.


Kasih spoiler didikit aja ygy.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan ARAKSA( ON GOING) ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#62aca
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Tokoh Utama oleh MailaIsnaFadhea
21 bab Lengkap
" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.
I AM YOU [NEW VERSION] oleh Onyour_ly1
20 bab Lengkap
"ALVANO DANENDRA!" Ucap Reza Bugh Bugh Bugh Reza memukuli Vano "Lo itu laki-laki gak seharusnya Lo kasar sama cwe !" Ucap Reza "Reza kamu apa-apaan sih?! Van kamu gak papa?" Tanya Aira ia membantu vano bangun "Gue gak papa kok Lo tenang aja" ucap vano pada Aira "Tapi muka Lo memar Van" ucap Aira khawatir "Muka Lo juga memar Ra itu juga disudut bibir Lo luka" ucap Vano Reza yang mendengar itu lantas menangkup kedua pipi Aira dengan tangannya dan benar saja wajah Aira memar dan ada luka disudut bibirnya "Kamu kenapa Ra kok bisa kek gini?" Tanya Reza dengan raut khawatir "Ditampar sama cewe yang Lo bela tadi" jawab vano "Bener Ra?" Tanya Reza "Kamu gak percaya? Kalau itu yang kamu mau yaudah anggap aja iya bukan mereka yang nampar aku" ucap Aira dia melepaskan tangan Reza dari wajahnya "Chika, Bunga kenapa kalian nampar Aira?"tanya Reza "Aira yang mulai za,dia bilang gue cewe gak tau diri dan dia bilang kalau Chika itu cewe murahan" jawab bunga "Bener gitu Ra" tanya Reza pada Aira "Gak semuanya benar" jawab Aira singkat "Kamu kenapa sih Ra? bunga sama Chika gak serendahan itu!" Tegas reza "Bangsattt!" Umpat vano dia sudah maju untuk memukul Reza tapi Aira menahannya "Iya za mereka emang gak serendahan itu tapi mereka bener-bener lebih rendah dari jalang sekalipun" ucap Aira Plak Satu tamparan dari Reza mampu membuat Aira kembali kesakitan "Jaga ucapan kamu Ra! Kamu perempuan harusnya kamu tau tata Krama dalam berbicara" ucap Reza Vano benar-benar ingin memukul Reza tapi lagi-lagi di halangi Aira "Kamu berani bentak dan nampar aku demi mereka za? Aku rasa aku udah tau keputusan yang terbaik buat kita. Sekarang jangan pernah ganggu gue lagi diantara Lo sama gue kita gak ada hubungan apapun lagi! " Tegas Aira sebelum dia kehilangan kesadarannya pindah lapak yah, di akun aku yang dulu udah gak bisa karna lupa kata sandinya, jadi aku bakal up di sini dengan judul yang sama tapi versi baru,semoga suka
27 FEBRUARI oleh MelatiPutri427
38 bab Lengkap
* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Tokoh Utama cover
I AM YOU [NEW VERSION] cover
ARKAN |END| Belum Revisi cover
Because I'm Stupid (End) cover
D A C I A (Completed) cover
27 FEBRUARI cover
KIARA [END] cover
ALASKARA  cover
5 JAGOAN AYAH cover
She Pluviophile cover

Tokoh Utama

21 bab Lengkap

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.