Deting Waktu

Deting Waktu

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Follow terlebih dahulu!!. Hanya sebuah karangan biasa yang terinspirasi dari kehidupan penulis. ~ "hujan juga tau kapan dia akan turun, dan kapan dia tidak turun. Kita sebagai manusia hanya dapat meminta dirinya turun ke tanah. Sama seperti diriku, perasaan ku. Kau hanya tinggal menunggu kapan aku membuka hati untukmu" -sean Abraham jaya. ••• "Pelangi itu akan terlihat ketika hujan dan matahari menyinari nya, sama seperti diriku. Aku tidak akan menunggu lamanya dan kapannya, perasaan mu terbuka untukku. Sebab takdir tidak ada yang tahu" -dian putri amelia. Apakah kalian siap mengikuti lika-liku dari cerita ini? ~ Notes: bijaklah dalam memilih tempat untuk membaca. Cover by pinterest. Stars:selasa 5 april 2022 Finish:-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARGA [TAMAT]
  • ELTHA | Eunoia After Different
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Daisy [COMPLETED]
  • AKARA (Ending)
  • TujuhTanamanLangkah
  • Assalamualaikum Calon Makmum ✔
  • My Lil Girl [COMPLETED]

"Awal yang suka, akhir yang duka." -𝒷𝓎 𝒞𝒽𝒶𝓇𝓂ℯ𝓃 𝒯𝓌ℯ𝓁𝓋𝓎 *** "Nay, lo gak mau tanya ke gue kenapa gue gak ngajak pacaran lo, padahal perasaan kita sama-sama suka," ujar Arga dengan pandangan menatap langit malam yang indah dipenuhi bintang. Dengan posisi terbaring, Kanaya menoleh ke Arga lalu menggeleng. "Enggak, emang kenapa?" Arga tersenyum tipis mendengar pertanyaan itu. Ia pun mengubah posisi menjadi duduk tegak, diikuti Kanaya. "Karena kata Bunda kalau suka sama cewek itu bukan diajak pacaran, tapi langsung dihalalin. Itu baru namanya cowok." Arga mengambil tangan kanan Kanaya untuk ia genggam. "Jadi, tunggu gue lulus kuliah, pinter kerja, dan perbaikin iman dulu, setelah itu gue lamar lo." *** "Kalau Dhiren nangis, tenangin dia, ya?" "Aku mau tidur, ngantuk. Jaga Dhiren baik-baik, ya?" "Selamat tidur Ibu dari anakku." *** ➡️Start: 7 November 2021 ➡️Finish: 4 Februari 2022 🆂︎🅰︎🅻︎🅰︎🅼︎ 🆆︎🅰︎🆁︎, 🅰︎🆄︎🆃︎🅷︎🅾︎🆁︎ 🅰︎🆁︎🅶︎🅰︎🦏

More details
WpActionLinkContent Guidelines