Happiness

Happiness

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 17, 2022
Dipinggir sungai Han ada pria yang sedang menatap langit sambil melamun, entah apa yang dipikirkan nya tatapan sendu itu bisa membuat orang yang melihat merasa iba kepadanya. "Hyung, apa kau sangat lelah hingga memilih kembali pada ibu? apa kau bahagia sekarang bertemu dengan ibu?, Hyung aku takut, aku takut sendirian maafkan aku Hyung" ucapnya sambil menangis. namun tidak jauh dari pria tadi ada pria lain yang memperhatikan nya? siapa dia? tentu saja sang ayah. "sayang apa aku terlalu keras pada anak-anak kita? apa kau membenci ku? apa setelah ini kau juga ingin membawa haechan dengan mu? aku mohon jangan bawa haechan juga aku mohon sayang" ucap Johnny sang ayah yang langsung terduduk setelah mengucapkan kata-kata tersebut sambil menangis. hii aku bawa cerita baru nih, kalau penasaran langsung baca aja ya, jangan lupa vote ya reader hehe see next chapter~~~
All Rights Reserved
#604
johnny
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Na & Liu
  • 𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔
  • LOST {JaemRen} Ver ☑️
  • Mianhae My Brother
  • LOSER [JAEREN]
  • Single Parent | Huang Renjun [SUDAH TERBIT]✅
  • Still with you 2  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]
  • NOMIN-MARKHYUCK | Est-ce que t m'aimes ?
  • Still With You  [ Revisi Dan Akan Di Bukukan ]
Na & Liu

Hello, This is my opini, kalau ada yang tak suka dengan shipper ini mohon jangan menjelekkan satu sama lain. Maafkan juga bila banyak typo nantinya🤭 Semoga kalian yang membaca ikut terhibur dengan cerita cerita yang saya buat. And thank you so much😘 "Yakkk!!! Jangan menghina makanan disini. Lidahmu saja yang sudah mati rasa." Balas jeno yang tak terima haechan menjelekkan makanan di sini. "Mulai lagi deh mereka" batin jaemin dan mark. "Kau saja yang tak bisa menilai makanan ini". Balas haechan yang tak kalah sengit "Apa kau bilang? Makanan ini yang paling enak di daerah sini. Kau tak tahu apa-apa soal makanan" "Yang kau tahu hanya makan saja, dasar gendut". "Yakkk!!! Berani kau mengatai ku. Kemari kau!" Ucap haechan yang sangat marah hingga menarik rambut jeno yang tak jauh dari jangkauan tangannya. "Aaaa...Yakkk!!! Sakit bodoh!!! Yakkk!!!" "Rasain lo, berani-beraninya kau bilang aku gendut, huh?" "Yakkk!!! Gendut lepasin...Yakkk" Mark dan jaemin yang sudah lelah dan terbiasa pun bersikap acuh dengan pertengkaran jeno-haechan. Mereka dengan santai menghabiskan beberapa makanan yang masih tersisa. Mereka benar-benar tak perduli. Pertengkaran kecil itu pun menarik perhatian yangyang. Ia menghampiri meja jaemin dan kawan-kawan. "Maaf, bisa kah kalian tidak bertengkar? Ini mengganggu beberapa pelanggan yang lain".

More details
WpActionLinkContent Guidelines