Story cover for Title by AdeKiyaw
Title
  • WpView
    Reads 1,773
  • WpVote
    Votes 313
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 1,773
  • WpVote
    Votes 313
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 05, 2022
Sequel dari cerita GELYA.

Selama hidupnya, baru kali ini Zasha merasakan apa itu cinta sebenarnya selain cinta dari orang tuanya.

Grezi, lelaki tampan yang menjabat sebagai seorang ketua osis. Selain ketampanannya, cara dia memberi perhatian yang membuat Zasha jatuh hati.

Zasha merasa Grezi memberikan perhatian lebih kepadanya. Padahal perhatian itu diberikan kepada semua murid, namun kembali lagi dengan pemikiran Zasha.

Ia yakin, sangat yakin dengan apa yang dirasakannya. Hingga suatu saat ia lelah dengan sikap Grezi. Lelaki itu seakan memberinya suatu harapan, namun tidak ada yang spesial diantara keduannya.

--

"Kayanya emang gue aja yang berjuang, percuma gue berharap sama orang kaya Lo! Kalo kaya gini, sama aja Lo narik ulur gue. Dan kesannya itu kaya gue banget yang ngemis cinta Lo. Gue benci."

--

"Coba Lo pikir deh, siapa sih cewe yang nggak bakalan baper sama perlakuan manis kaya gini? Gue mohoon banget, jangan php-in gue. Kasih gue judul atau nggak kepastian, gue capek selalu menerka-nerka apa yang ada dipikiran Lo, ketua osis bego!"

"Lo maunya gimana?"

"Ya-ya lo official-in gue atau apa kek, yang penting hubungan kita ini jelas."

"Yaudah."

"Apaan?"

"Yaudah, kita official sekarang."
All Rights Reserved
Sign up to add Title to your library and receive updates
or
#591kepastian
Content Guidelines
You may also like
SPEKTRUM HATI QUENARRA by YundaDR
56 parts Ongoing
"Kiri dan kanan. Sepasang kaki memang terlihat jalan beriringan, namun sadarkah Anda? Sepasang kaki jika berjalan tak pernah saling berpapasan. Bahkan, tak mampu untuk sekedar menyapa."-Garra Bhalendra "Tapi Anda melupakan sesuatu, sepasang kaki dialasi oleh sepasang sepatu. Saat berjalan memang tidak pernah kompak, tapi tujuannya selalu sama atau searah. Jadi, tak selamanya beda membawa petaka berujung pada perpisahan!" -Quenarra Auristela Kim Menikah dengan orang yang kita cintai merupakan sesuatu yang wajar, tetapi bagaimana jika menikah dengan dengan orang yang sangat kita benci? Musuh bebuyutan di kampus? Inilah yang terjadi antara Garra dan Quenarra. Dua orang anak Adam yang tak memiliki perasaan sama sekali, jangankan cinta, suka pun tak pernah terbesit di dalam pikiran mereka. Tragedi itu berawal dari niat buruk Garra Bhalendra yang ingin membuat susah wanita yang sangat ia benci, yaitu Quenarra Auristela Kim dengan cara menikahinya. Perjodohan yang memang ingin dilakukan oleh kedua orang tua mereka, melancarkan aksi Garra tersebut mempermudah niatnya. Namun, Quen sudah memiliki seorang kekasih beda agama yang bernama Eder Sadrach. Kisah mereka bertiga pun dimulai, Quen tak dapat menolak lamaran Garra lantaran sayangnya kepada Tuan Daud, seorang single parent yang mengurus Quen dari kecil. Tetapi dibalik itu semua, ada sisi lain seorang Garra, sikapnya yang dingin ternyata menyembunyikan sebuah kisah rahasia di masa lalu bersama seorang wanita. Begitu pun dengan Eder, dibalik niat yang kuat untuk berpindah keyakinan muncul konflik yang membawanya pada perubahan. Apakah sebenarnya rahasia dari seorang Garra? Mampukah Quen bertahan dengan kehidupan pernikahan tanpa cinta? Konflik apa yang membawa perubahan pada Eder nantinya? Semuanya akan terjawab pada kisah spektrum hati Quenarra.
You may also like
Slide 1 of 10
Salam Terindah cover
RAFAENZA cover
Shalandia (END) cover
LANGSA (TAHAP REVISI) cover
TEMENAN DOANG KO BAPER [REVISI] cover
Sorry Adena cover
SPEKTRUM HATI QUENARRA cover
Crazy Love cover
MARRIED WITH CEO (COMPLETED) ✔ cover
Elvano & Elvina [On Going] cover

Salam Terindah

19 parts Complete

Barra." "Hm." "Tolong sabar sedikit lagi ya." "Buat?" "Aku tahu kamu nggak nyaman denganku, aku tahu aku cuma pengganggu buat kamu, aku tahu kamu risih, kamu malu dan benci sama cewek yang pecicilan kaya aku," "Terus?" "Aku-" Nyala terdiam ia ragu untuk mengatakan isi pikirannya itu. "Aku akan berusaha buat ngilangin rasa suka aku ke kamu." sambung Nyala dengan memejamkan mata. Sementara Barra nampak mengerutkan kedua alisnya. "Kenapa?" tanyanya kemudian. "Apa?" Nyala terkejut dengan jawaban Barra "Apa, Kamu tidak ingin aku berhenti mencintaimu?" Senyuman Nyala mengembang begitu lebar disertai mata berbinar senang. "Kenapa nggak berhenti dari dulu." sambung Barra tentu saja ucapan Barra itu membuat semburat kecewa di wajah Nyala.