Aku dan Tiara pacarku membaca sebuah novel yang di tulis oleh kakek ku, novel yang sangat bagus tentang kisah cinta kakek ketika muda dulu dengan seorang gadis bernama Cissa, "Shock" Tiara mendengar nama Cissa yang persis dengan nama omah nya.
Sambil membaca kami terus membayangkan apakah cerita dalam novel ini adalah kisah kakek dan omah Tiara, tapi itu bukan persoalan yang terpenting kalian ikut mendengar kisah romansa terbaik dalam novel ini yang berjudul TANSAA...
---
"Aku sadar kisah ku tidak seromantis Romeo & Juliet atau Cinderella yang penuh perjuangan tetapi aku yakin kisah ku bisa masuk menembus perasaan kalian yang terdalam karna rasa dan asa dalam tansaa benar-benar nyata"
- Fattan Ariesta -
Fattan sangat mencintai Cissa tanpa alasan yang dibuat-buat bukan hanya sekedar ego untuk mengisi kekosongannya, tapi bagaiman dengan Cissa?
Apa dia sanggup membalas itu semua?
"bukannya aku tidak mau, tapi aku belum siap untuk mencintai orang lain" Cissa menolak, ya menolak dengan halus!
Apakah itu menjadi ending dari kisah mereka? Tidak! Bukan Fattan namanya kalo dia menyerah dari dorongan untuk memiliki seseorang yang dia cintai.
--
"Fattan, tolong tatap mata aku untuk kali ini saja, agar kamu melihat kejujuran yang terpancar dari setiap tetes air mata yang jatuh" lirih Cissa menggenggam tangan Fattan
"Sudah sejak lama aku tidak melihat mata indah itu, hmm, tapi aku sudah tak pandai membedakan kejujuran dan kebohongan ketika rasa sakit sudah membungkam rasa dalam dadaku" senyum kecil Fattan membalas.
Sebenarnya bagaimana kisah mereka? Apa yang terjadi dalam 4 tahun itu?
Saya akan mengajak kalian menyelami kisah ini. terkejut, ya kalian akan terkejut bagaimana bisa senyuman yang tiba-tiba muncul dari sebuah kesedihan atau pelukan bahagia yang dipenuhi air mata.
Selamat membaca...
Bagaimana jadinya jika kau terus diganggu oleh pangeran es sekolah mu?
"AAKKHHH KANE KAU SANGAT TAMPAN" teriak antusias para penggemar nya
Ia bahkan disukai oleh seluruh wanita disekolah ini. Ya kecuali aku dan ketiga temanku
"Bisa Lo minggir sekarang!" Ujar kane dingin
Itu adalah kata yang paling ku ingat saat pertama kali aku bertemu dengannya disekolah. Raut wajah yang tak bersahabat itu menusuk hingga ke jantungku.
Lalu hingga saat dia duduk dibelakang ku...
Duk...Duk...ia terus menendang bangkuku dari belakang
"Kane!" Omelku menatapnya tajam dan segera kembali menghadap depan
"Lo gak nanggepin gua cewek meja depan" ujarnya
'ngapain gua nanggepin Lo. Lo aja gak bisa inget nama gua dengan benar!' batinku
"kalo diajak ngomong itu liat orangnya chubby!" Tambahnya lagi
Aku pun menoleh kearahnya mendapati dirinya tengah tersenyum miring sangat menyebalkan kepada ku
"Siapa cewek itu?, Dia terus aja Deket Deket sama pangeran kita" cetus seseorang menatap kami tak suka
'mampus gua. bisa jadi pepes gua sama fansnya Kane pulang sekolah nanti' batin ana
Inilah kisah ku saat aku baru saja menginjakkan kakiku di sekolah SMA. Dan aku harus menghadapi salah satu pangeran sekolah yang bernama Kane Atharrazka. Lebih tepatnya dialah ketuanya. Cowok paling dingin seantero sekolah tapi sering membuatku pusing kepala. Apa benar orang ini dingin?
.
.
.
.
💬Pesan untuk para Reader's
Hai guys. Akhirnya setelah 3 bulan aku mengerjakan novel ini 😭 aku bisa di up juga di wattpad. Semoga kalian suka sama ceritanya ya dan maafin Erna ya kalo ada kalimat atau kata yang kurang berkenan dihati para Reader's. Soalnya ini novel pertama aku. Jadi tolong dimaklumi ya Reader's yg baik hati 😘. Aku juga pasti bakal terus mengasah dan belajar lagi untuk memperbaiki kesalahannya😊 Dan jangan lupa untuk dukung aku dengan vote, coment, dan bagikan ya. Terima kasih ❤️❤️❤️😘🥰