DALAM PERJALANAN

DALAM PERJALANAN

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 11, 2022
Bagaimana jika takdir mempertemukan 2 manusia yang tidak saling mengenal satu sama lain, dan saling jatuh hati dalam waktu yang singkat. Apakah ketika kita memilih untuk bersama seseorang harus memiliki alasan? Anjani tidak pernah percaya tentang jatuh hati secara singkat, ia percaya terlalu mustahil di hidupnya bisa jatuh hati secepat itu mengingat perjalanan asmaranya sangatlah rumit dan penuh pertimbangan. ia lebih memilih sendiri dalam waktu yg lama daripada memiliki pasangan tetapi belum sepenuhnya jatuh hati. Aksara, lelaki yg punya pesona tersendiri. Caranya berbicara adalah daya tarik tersendiri yg patut dia sadari. Dia terlalu berhati-hati dalam memilih pasangan, tapi pada akhirnya dia terjebak dalam perasaan yg tergesa-gesa. dia mengambil segala resiko. ini adalah kisah Anjani dan Aksara. (COMING SOON) CEK OMBAK DULU KAK~~~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suara Dalam Aksara
  • Gravitasi Ara
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • FLAMBOYAN
  • Trophy Wife
  • Ketika Waktu Memilih Kita
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Jika Takdir Telah Ditentukan
  • Jatuh Cinta dan Sebuah Ikhlas
  • Skenario Allah yang Terindah (END)

"Meski aku meninggalkanmu, aksaraku akan tetap menemanimu." suara dalam aksara adalah kisah tentang cinta yang terlambat disadari dan kata-kata yang menjadi jembatan antara dua hati. Melalui tulisan-tulisan anonim di blog jurnalistik sekolah, Raka menemukan kehangatan, kejujuran, dan perasaan yang selama ini dia cari, tanpa tahu bahwa orang di balik aksara itu adalah Kaira, gadis yang selama ini dia anggap menyebalkan. Sayangnya, ketika semua kebenaran terungkap, waktu tak lagi berpihak pada mereka. Kaira pergi tanpa sempat mendengar balasan perasaan yang dia pendam, meninggalkan Raka dengan penyesalan yang mendalam. Namun, meski Kaira telah tiada, "suara" yang dia tinggalkan dalam bentuk aksara tetap hidup. Lewat kata, cinta Kaira terus menemani Raka, menjadi pengingat bahwa kadang kita baru menyadari betapa berharganya seseorang saat dia sudah tiada. "Jangan menunggu hingga semuanya terlambat untuk mengungkapkan perasaan. Terkadang, orang yang paling berharga ialah orang yang lebih dekat dari yang kita kira, hanya saja kita terlalu sibuk mencari hingga tak menyadarinya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines