We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Royale prince

Royale prince

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 9, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
'DUARRRRR' Suara hantaman keras mengenai seorang perempuan,ia tertabrak oleh sebuah container,namun saat perempuan itu tersadar ia merasa bingung dengan situasi dan tempatnya saat itu. "Dimana ini?". "Dimana tempat ini,apa ini rumah sakit mewah? bagaimana caraku untuk melunasi biaya rumah skait ini". Ucap perempuan yang nampak kebingungan saat melihat kamar yang begitu luas dan mewah ini. "Selamat pagi nyonya,apakah nyonya ingin mandi terlebih dahulu atau ingin sarapan terlebih dahulu?". Ucap salah satu wanita yang menggunakan pakaian maid yg nampak tersenyum ramah kepadanya. "s...sss...siapa kamu?". Ucap perempuan itu bingung. "Maaf nyonya apakah nyonya lupa?saya adalah celine,pelayan setia nyonya."ucap Celine dengan raut bingung saat mendengar pertanyaan nyonya tersebut * * * "Apa yg sebenarnya terjadi padaku,dimana sebenarnya aku berada saat ini?". Nantikan cerita selengkapnya:)) #maaf jika penulisannya sulit dipahami ataupun banyak kesalahan tanda baca dan tidak rapihπŸ™
All Rights Reserved
#27
masalampau
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Was The Evil Witch
  • Green Jewel [Selesai]
  • Re Lin Mei ( END)
  • RIDOLFINA
  • πŸ’ž My Heart Is With You πŸ’ž
  • Prince or Princess (DALAM PROSES REVISI)
  • Wasted Princess [On Going]
  • ᴍʏ Κœα΄œκœ±Κ™α΄€Ι΄α΄› ΚŸα΄Κ€α΄… α΄›Κœα΄‡ α΄…α΄€α΄ Ιͺʟ// Tahap Revisi
  • Prince or Princess: MEMORIES
  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)

COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" β€’β€’~β€’β€’ "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH β€’β€’~β€’β€’ "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on

More details
WpActionLinkContent Guidelines