andina
  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 8, 2022
"Setiap pertemuan pasti akan berakhir dengan perpisahan, sebaik apa pun perpisahannya, semanis apa pun itu, yang namanya perpisahan akan tetap menjadi perpisahan yang menyisakan banyak sekali luka di dalamnya. Tak ada yang baik baik saja setelah seseorang tersebut harus kehilangan 'rumahnya' -bulan roussechaa | 8 april 2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi Sang Rembulan
  • ADRIAN||Tamat
  • SaCiMi✅
  • Bintang [ COMPLETED ]
  • Remembering His Name
  • G in Luv (END)
  • My Ex - My Next
  • 2 Reflection  ✔️

(FOLLOW AKUN AUTHOR DULU SEBELUM MEMBACA!) NO PLAGIARISME! Kang Plagiat tidak diterima disini! ... Rembulan, menganggap Nabastala sebagai semestanya. Tempatnya mengadu, tempatnya berkeluh-kesah, dan... Tempatnya untuk pulang. Rembulan tau, sejak pria itu hadir dalam hidupnya, dia tau dia tidak bisa hidup tanpanya. Namun Rembulan lupa, Nabastala bukan hanya miliknya. ... "Nabastala butuh Bulan untuk menemani hidupnya." - Nabastala "Kamu memang berkata Nabastala butuh Bulan untuk menemani hidupmu. Tapi kamu lupa, bahwa Bulan juga butuh Nabastala untuk berpijak." - Rembulan "Jika Matahari untuk Bumi, dan Hujan untuk Makhluk hidup, maka Bulan ditakdirkan untuk sang Nabastala." - Narasi Sang Rembulan ••• Start : 9 June Finish : - All cover by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines