KAIROS
  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 8, 2022
Apakah kalian menyesal dengan hal yang sudah kalian perbuat di masa lampau? Maukah kalian mengubah peristiwa tersebut? Tidak apa-apa. Aku juga seperti kalian. Aku ingin pergi ke masa lampau. -Hagne Adair Elenio
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Past Keeper : Maliaza Ambaraningdyah
  • Second Life
  • Nefelibata
  • BACK TO 2019
  • Ziana Second Life (END)
  • "My Angel" (Completed/End)✓ (Tahap Revisi)
  • Timeless
  • Cinta Bertakhta [TAMAT]
  • RUMAH SINGGAH ✔️
  • its me {LENGKAP}

NOTE// Cerita ini murni fiksi dan khayalan saya. Tidak bermaksud menyinggung kalangan manapun. Satu lukisan menarik perhatianku. Itu hanya lukisan hitam putih yang terlihat sangat tua berbingkai cokelat kayu, sederhana dengan seorang gadis yang mengenakan kebaya kuno duduk di sebuah batu besar. Gunung di belakangnya bahkan terlihat tunduk dengan keanggunan gadis itu. "Alia?" Meski mataku terbuka, aku tahu sebagian jiwaku masih ada di atas kasur. Lorong ini gelap dan aku mengantuk jadi pandanganku memudar. "Itu Lia?" Aku mengangkat tanganku menunjuk lukisan itu. Itu aku. Gadis di lukisan itu terlihat seperti aku. . Alia yang menghabiskan libur semesternya dengan pulang kampung dan menginap di Rumah Keluarga terlempar ke masa lalu ketika ia bangun dari tidurnya. Menghabiskan waktu dan hidup di dunia yang asing dengan tubuh yang bukan miliknnya. Bisakah Alia menjalani hidupnya? Bisakah Alia bertahan dari percobaan pembunuhan yang terjadi? Bisakah Alia kembali menemukan jalan pulang? Ataukah seseorang membuatnya tinggal?

More details
WpActionLinkContent Guidelines