Karena Talak 3

Karena Talak 3

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 8, 2022
Talak 3 yang di berikan mantan suaminya, mentakdirkan Jihan Ziyana Mulya bertemu dengan Randy Maulana Ishaq. Pertemuan yang tak disengaja dan berakhir pada sebuah kesepakatan yang akan membuat mereka menemukan takdir cintanya. Terkadang, untuk menemukan cinta yang tulus dibutuhkan begitu banyak deraian air mata dan jiwa yang terluka. Menghadirkan berjuta-juta rasa penyesalan yang tak dapat diungkapkan dengan sebuah kata-kata oleh sang mantan suami. Bagaimanakah perjuangan cinta Jihan pada Randy?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meraih Cinta Suamiku
  • SUAMI TERAKHIR
  • AKSARA
  • TIME TO LEAVE [TAMAT] ✔️
  • YAKIN (SELESAI)
  • Feel the Same (Finish)
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • AMNESIAL (END)
  • Cinta Yang Tak Pernah Selesai
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH

Menikah karena dijodohkan dengan seorang yang dari segala sisi sempurna Arina mengira jika dirinya akan bahagia bersama dengan pilihan orangtuanya, tapi rupanya hidup tidak berjalan seperti yang Arina inginkan. Sadewa Natareja, pria yang masuk ke dalam jajaran anggota dewan rakyat paling muda ini nyatanya tidak bisa menjadikan Arina sebagai seorang istri yang seutuhnya. Pengorbanan Arina menerimanya yang berstatus duda dan merawat anaknya yang berusia kurang dari satu tahun nyatanya tidak bisa membuat Dewa mencintai Arina seperti dirinya mencintai istri pertamanya, Husna. Dimata Dewa, Arina tidak lebih dari seorang wanita yang dipilihkan ibunya untuk menjadi teman dibawah atap yang sama dan sosok yang menjadi ibu untuk putra kesayangannya sebaik apapun Arina berusaha menjadi istri yang baik untuknya. Semua hal yang dilakukan Arina serasa tidak berarti sama sekali sampai akhirnya Arina lelah sendiri, meraih cinta suaminya nyatanya hal yang mustahil bagi Arina. Perlahan, Arina menjauh membangun benteng tinggi yang membuat Dewa tersadar betapa seharusnya dia bersyukur memiliki Arina dalam hidupnya. Sayangnya, semuanya sudah terlambat. "Mas Dewa, aku capek."

More details
WpActionLinkContent Guidelines