Ada Apa Setelah Hujan?

Ada Apa Setelah Hujan?

  • WpView
    LECTURAS 3,753
  • WpVote
    Votos 439
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 5, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Rain lahir saat hujan, karena itu ibunya memberi dia nama Rain. Karena itu juga, Rain tidak diperbolehkan berteduh saat hujan. Kata ibunya, hujan dan dia tidak bisa dipisahkan. Dia anak yang harus kuat, tidak boleh menunda waktu hanya untuk berteduh. "Kenapa kamu berteduh? Kamu membuang banyak waktu, Rain!" "Seharusnya, sebelum musim hujan malam itu, saya sudah menggugurkan kamu." "Hanya karena basah kena hujan, kamu langsung sakit? Jangan lemah." Semua kalimat dari ibunya itu yang membuat Rain bertanya pada setiap orang yang mengajaknya berteduh saat hujan; "Memangnya, ada apa setelah hujan?"
Todos los derechos reservados
#157
kasta
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • I Hate Rain
  • Rainasta
  • Hujan Dan Kamu (Completed)
  • Derai Hujan
  • Rain-A
  • THE RAIN
  • Warna Untuk Pelangi [✓]
  • Lingga [SELESAI]

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido