Kia Life's

Kia Life's

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 3, 2023
----€---- "Bang gue senderan di pundak lo ya" ucap ku Gue lihat dia mengernyit lalu memalingkan muka kearah jendela, dan menutup matanya. Setelahnya dia berucap "Sender aja. Tapi jangan lo ilerin" "Siap. Tapi gak janji" ucap ku sambil tersenyum senang. _____________ {♡♡♡} _______________ "Akur banget hubungannya mbak, nyempil dong!" Teriak Nata "Boleh, tapi Pacar lo juga harus bagi dua ama gue ya" ucap ku "Males banget" ujar dia sambil teriak Saat mau jawab ucapan Nata tadi tiba tiba pandangan gue ditutup dengan tangan kekar. "Udah nanti gak sampe sampe" ucap Varis Gue yang masih bingung dengan keadaan pun hanya diam sambil tersenyum tertekan. Ya Gimana gak tertekan coba orang biasanya cuman bisa halu malah sekarang di taro di situasi yang bikin jantung lepas. ~●●###●●~ Sebelum baca mending follow dulu. Hasil pemikiran gue sendiri. Kalo ada kesamaan mungkin itu tidak disengaja
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TENTANG SEPASANG
  • AILAH(END)✅
  • RAVASYA [END]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • My Boyfriend Is Like Ice
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • dimana janji tersebut

(SELESAI) "Lo itu rumah gue, mau gimanapun keadaannya, gue akan kembali ke lo dan seperti janji yang kita buat, jangan sampai ada kata putus diantara kita." Tadinya gue berpikir begitu, tentang hubungan gue dan Mirah, tapi sepertinya nggak akan semudah itu untuk kembali padanya dan menjadikannya sebuah rumah bagi gue. - Juna "Pulanglah ke gue setiap kali lo merasa dunia luar terlalu kejam ke lo. Gue berharap tujuh tahun yang kita lewati bisa jadi pondasi untuk hubungan kita selanjutnya." Nyatanya lo yang kejam ke gue dan gue nggak tau sanggup jadi rumah lo lagi atau nggak. - Mirah "Bagi gue mencintai lo dari jauh sudah lebih dari cukup, bagaimanapun itu juga cinta tetap cinta, kan?" awalnya gue pikir begitu, gue ikhlas dan rela menatap lo dari jauh, nyatanya setelah bertemu dengan lo dari dekat dan mengenal lo lebih jauh, sekedar melihat dari jauh nggak cukup untuk gue. - Diran "Gue nggak pernah percaya soal cinta pada pandangan pertama, karena gue pernah bertahan bertahun-tahun dengan seseorang, nyatanya dia pergi juga dari gue bahkan setelah gue memberikan segalanya untuknya. Nggak ada jaminan apapun dalam membangun sebuah hubungan." tapi setelah bertemu dengan dia, gue malah jatuh cinta pada pandangan pertama. - Iris "Lo itu menyebalkan, baru kali ini gue ketemu manusia yang gengsinya kebangetan kayak lo, keras kepala dan pengin menang sendiri, namun anehnya gue nggak membenci lo, gue malah jatuh cinta dan ingin menjaga lo seterusnya." harusnya gue bilang begitu langsung ke lo, nyatanya kalimat barusan hanya bisa gue ucapkan di dalam hati. - Nares "Tugas seorang adik adalah mendukung setiap keputusan yang dibuat oleh kakaknya, maka gue pun akan mendukung apapun yang lo inginkan, termasuk jika lo ingin bersamanya, karena gue adik lo." seandainya perasaan gue seikhlas dan selegowo itu untuk menerima keadaan serta kenyataan yang dibuat Tuhan untuk kita, gue nggak akan menangis di tengah hujan salju seperti ini. - Aruna

More details
WpActionLinkContent Guidelines