Red Journal

Red Journal

  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 19, 2023
WpInfo
Poetry
Hanya sekumpulan benang kusut yang tak tertaut Penggalan kisah puan tercatat di buku jurnal merah miliknya. Dan Puan hadirkan jurnal merah itu disini agar ia bisa memamerkan kisah-kisahnya kepada kalian (meski tidak penting untuk kalian baca, hehehe) Note : ***Semua kata dan kalimat yang tersusun adalah murni Puan yang membuatnya, tentu saja dari lubuk hati yang paling dalam ⊂⁠(⁠・⁠▽⁠・⁠⊂⁠) (Lebih dalam cintaku padamu, Tuan) [ORIGINAL by Shela Rahmawati] Please, enjoy :)
All Rights Reserved
#74
syair
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Ruang Diksi [Completed]
  • Aksara Tak Bertuan
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • AYARA [END]
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • THIS IS MY STORY! - JAYNINGHOON
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]

(Telah terbit). Beberapa part dihapus. Lansiran prosa puitik tentang dialektika rasa. Tuan, puan, apa guna aksara jika tiada di eja? Apa guna bahasa jika tiada untuk dialog semesta? Sekumpulan aksara semenjak jejak terjajak, bahasa bisa resah tatkala pengeja membaca tiada jelas arah. Singgahlah, mungkin tak senyaman rumah, tapi percayalah aksara yang indah akan membuat betah. Salam. *Penanda: Apabila ada yang ingin didiskusikan mari berbincang di kolom komentar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines