if you cant SMILE

if you cant SMILE

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 17, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"kau pikir hanya dirimu disini yang menjadi korban hah!!? Dan kau anggap dirimu yg paling suci disini sialan?" Emosi theo semakin menjadi saat melihat wajah vanya yg menyedihkan. Theo menghampiri dia yg terletak tak berdaya di lantai lalu, menginjak tangannya sambil berkata. "Aku paling benci melihat wajahmu yg mengenaskan seperti ini seolah olah akulah pelakunya" menatap dingin ke arah vanya "Apakah kau tak tau disini korban sebenarnya adalah aku dan dia, kau hanya wanita licik berbisa yg pernah ku temui dan kau dengan percaya dirinya menindas dia berulang kali" sambungnya. Theo mulai menginjak kuat tangan vanya Ia yg merasa kesakitan tidak dapat menahan air matanya. Tangannya sekarang mulai mengelurkan darah segar akibat injakan kuat kaki theo "....lepas, kumohon ini menyakitkan " lirihnya dengan sedikit nada memohon. "Yah.... teruslah memohon kesakitan karna itu adalah hal yg paling menyenangkan jika dilihat" smirk yang mengerikan terlihat di wajahnya "Jalang sialan tunggulah hukuman mu" sambung theo Haii readers... Jangan lupa ngevote/komen + follow yah biar miminnya semangat( ◜‿◝ )♡ Btw, ini murni dari pikiran sendiri yaww gk ada jimplak, curi segala macam because, ini perdana cerita fantasi ku🥺😙 Coba langsung bca aja di jamain gk bakal nyesal👍🏻 Picture by: Pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GOOD GIRL AND BAD GIRL
  • Converge With You [On Going]
  • ABLUVION {COMPLETED}
  • My Nine Sisters
  • #2 Only You (Complete)
  • Self Injury's(complete)✔
  • YOUR SLAVE (TAMAT)
  • ALVANSA [Completed]
  • GARIS LUKA

Jangan lupa follow sebelum membaca:')😘🎉 💜HAPPY READING💜 "Kamu pembunuh." Seru seorang wanita paruh baya pada seorang gadis yang berdiri di depan nya. "Kenapa, kenapa? Kamu bukan seperti dulu lagi, kenapa?" Tanya ia lagi sedangkan yang di tanya hanya diam, tak ada raut ketakutan di wajah nya, hanya ekspresi datar dan dingin yang ia pasang. "Kenapa ana?" Teriak wanita paruh baya tadi. "Aku bukan ana, tapi Vina." Ucap nya dingin. "Aku begini karena kau." Lanjut nya, sedangkan wanita paruh baya tadi hanya diam. "Karena kau penyebab ku seperti sekarang. Di masa lalu kau menuduh ku sebagai pembunuh bukan? Dan sekarang ku bukti kan, aku memang pembunuh." Bentak nya lagi, sedangkan orang yang mendengar nya memilih bungkam. ******** Ini menceritakan tentang kisah seorang gadis yang memilki masa lalu kelam. Masa dimana ia dan kedua kakak kembarnya di usir oleh keluarga kandung nya sendiri karena kesalahpahaman. Gadis yang dulu nya ceria, kini hilang tergantikan dengan gadis nya dingin, cuek. Tak ada lagi raut wajah dengan seulas senyuman di wajah nya, hanya ada wajah datar dengan tatapan tajam nya. Ia akan menampilkan kehangatan hanya kepada keluarga dan Sahabat nya saja, kecuali dari itu tidak akan pernah ia tunjukkan. HAPPY READING... Jangan lupa follow dan vote ya✨🤗❣️

More details
WpActionLinkContent Guidelines