DREMEROR

DREMEROR

  • WpView
    Reads 5,834
  • WpVote
    Votes 637
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 28, 2023
Desas-desus mengenai teror di sekolah mereka ramai dibicarakan. Dream High School menjadi tempat yang harus dihindari ketika matahari tenggelam sepenuhnya. Tidak boleh ada satupun murid yang melanggar peraturan nomor 1 pada sekolah elit tersebut. Namun semua itu justru tidak dilakukan oleh tujuh murid yang memiliki rasa penasaran luar biasa atas keanehan pada sekolah mereka. Mereka menganut larangan adalah perintah dan perintah adalah larangan. Tujuh lelaki yang sengaja tertinggal di dalam sekolah hingga malam menjelang, akan diuji keberaniannya. Apakah mereka akan selamat? ⚠️ Warn! ⚠️ -Abuse -Killing -Blood This story is full of imagination and not real, pls don't take it seriously and enjoy it. Happy Reading~ Start.. -Callowish-
All Rights Reserved
#2
jaeminjeong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SATU IKATAN, 7 JIWA [End]
  • [✔️] Titip Nyawa || Dreamies
  • The Chase
  • EMPAT SERANGKAI [NoRen, MarkMin, YukHae, JiChen Story]
  • DISGUISE [NCT Ver] ✔
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」
  • ILY My Protector | Jeno
  • Vendetta [HIAT]

[ FOLLOW AKUN AUTHOR SEBELUM BACA ] Tujuh anak laki-laki -Rendra, Dimas, Ardan, Fadly, Raka, Juna, dan Revan-dipertemukan dalam kelompok konseling sekolah. Dengan latar belakang yang berbeda, mereka awalnya enggan berbicara satu sama lain. Namun, perlahan, mereka mulai saling memahami, menganggap kelompok itu sebagai tempat pelarian dari tekanan hidup masing-masing. Namun, suatu malam, mereka menerima pesan anonim yang meminta mereka untuk bertemu di sebuah bangunan tua. Ketika mereka tiba, mereka menemukan bahwa tempat itu dipenuhi dengan teka-teki, jebakan, dan ancaman yang menguji mental dan fisik mereka. Satu per satu, mereka mulai tewas dalam keadaan misterius-baik karena jebakan maupun konflik antaranggota. Setiap kematian mengungkapkan rahasia gelap yang selama ini mereka sembunyikan. Rendra ternyata mencuri uang konseling untuk keluarganya, Dimas memiliki rencana balas dendam pada seseorang di kelompok itu. Akhirnya, hanya satu dari mereka yang selamat, tetapi dengan harga mahal: semua trauma, rasa bersalah, dan pengkhianatan itu terus menghantui dirinya. © 𝟐𝟎𝟐𝟓 𝐌𝐚𝐝𝐚𝐦𝐞 𝐓𝐢𝐬𝐚𝐥𝐢𝐚 (𝐓𝐈𝐒𝐀𝐒𝐀𝐌𝐀). All rights reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines