Can we be happy?

Can we be happy?

  • WpView
    MGA BUMASA 154
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Tue, May 24, 2022
WpInfo
Fanfic
TREASURE
"Kalau ada masalah tu cerita, bukannya malah nyayat tangan lu sendiri"Yogi menutup kembali lengan wanita itu dengan sweater yang ia kenakan "Percuma gue cerita,lu gak bakalan ngerti"Lagi Carena menepis lengan sahabatnya itu. "Sebagai sesama anak broken home apa yang gak gue ngerti dari lu Ren?" Carena terdiam.Yogi benar,latar belakang keluarga mereka sama-sama dari keluarga yang tidak dapat dikatakan sempurna. Dan mulai dari hari itu, mereka terus berbagi rasa sakit yang mereka rasakan.Meskipun rasa sakit itu tidak hilang, setidaknya luka akibat sayatan pada pergelangan tangan Carena mulai berkurang.
All Rights Reserved
#441
mentalhealth
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • HAKANA (Boundaries Were Never Our Thing)
  • Keano
  • LENGKARA
  • DELUSI
  •  Jauh dari Hangat
  • VOYAGE
  • Yogyakarta Mendarah
  • second lead; yoshiho [✓]
  • KARAFERNELIA
  • Another Pain (END) ✔

⚠️NO PLAGIARISM‼️‼️⚠️ Haka dan Kana bukan sekadar sahabat, bagi Haka, Kana adalah satu-satunya "jangkar" yang membuatnya tetap berpijak di dunia nyata. Sejak kecil, Haka hidup dalam dekapan trauma hebat setelah menyaksikan kedua orang tuanya tewas dibantai secara sadis tepat di depan matanya. Tragedi itu meninggalkan luka psikis yang mendalam: Haka tidak bisa berfungsi tanpa kehadiran Kana. Ketergantungan ini bukan tanpa alasan. Di balik sifat protektifnya yang berlebihan, Haka sadar bahwa masa lalu itu belum benar-benar berakhir. Hingga mereka dewasa, sosok-sosok misterius yang menghabisi keluarganya ternyata masih berupaya memburu Haka untuk melenyapkan saksi terakhir. Kana, yang awalnya merasa kewalahan dengan sikap Haka yang "menempel" 24 jam, mulai menyadari bahwa nyawa mereka berdua sedang terancam. Di tengah pelarian dan rasa takut, Haka harus memilih: terus bersembunyi di balik punggung Kana, atau menghadapi para orang-orang itu demi melindungi satu-satunya orang yang tersisa di hidupnya. END : 20 Desember 2025 ⚠️NO PLAGIARISM‼️‼️⚠️

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman