Rezfiral [ ON GOING ]

Rezfiral [ ON GOING ]

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 29, 2022
WpInfo
Fanfic
NCT
𝑫𝒊𝒑𝒆𝒓𝒕𝒆𝒎𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝒔𝒆𝒎𝒆𝒔𝒕𝒂 𝒏𝒂𝒎𝒖𝒏 𝒕𝒂𝒌 𝒃𝒆𝒓𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒃𝒂𝒉𝒂𝒈𝒊𝒂. Kata orang, rumah adalah tempat ternyaman untuk pulang, tempat untuk meluapkan semua masalah, tempat yang nyaman untuk menjadi sandaran. Namun pada kenyataannya, Rumah bukan lagi tempat yang nyaman, bukan juga tempat pemberi cinta dan kebahagiaan, melainkan rumah ialah tempat dimana semua air mata berasal. 𝐑𝐞𝐧𝐝𝐲 𝐙𝐞𝐯𝐚𝐧𝐜𝐚 𝐀𝐝𝐫𝐢𝐚𝐧 sosok yang tiba - tiba saja muncul disaat Natta sedang membutuhkan rumah untuk bercerita dan bahu untuk bersandar. Disaat Natta yakin bahwa ia bisa menjadi rumah dan sandaran ternyaman ketika dirinya lemah dan lelah, tetapi lagi - lagi semesta tak berpihak kepada dirinya. © 2021
All Rights Reserved
#987
marklee
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Naren. ( SUDAH TERBIT )
  • Home Alone ✔
  • Terbit Untuk Terbenam
  • Renjana [COMPLETED]
  • Reinkarnasi | Renjun [✔]
  • Rainbow
  • HOUSE OF 7 STRANGERS [SLOW UPDATE]
  • [√] Viel
  • 𝐓𝐮𝐣𝐮𝐡 𝐌𝐢𝐦𝐩𝐢 ✔ [ revisi ]

Bagi Naren, rumah bukan tempat pulang. Hanya bangunan penuh suara yang tak pernah mendengar. Sendirian di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah memberinya ruang, Naren hanya ingin satu hal: diterima, meski sekali saja. "Adik gue cuma satu. Cuma Hema." Kalimat itu menamparnya lebih keras dari apa pun. Apakah keberadaannya hanya luka? Apakah ia masih dianggap? Atau justru menjadi alasan penderitaan yang tak berujung? Di tengah ujian hidup yang terus berdatangan, Naren berjuang sendiri menghadapi rasa bersalah, kehilangan, dan harapan yang nyaris pudar. Ini adalah kisah tentang luka yang tak terlihat, tentang rasa sepi di tengah keramaian... dan tentang seorang laki-laki yang diam-diam ingin pulang namun bukan ke rumah, tapi ke hati yang bisa memeluknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines