"Life Struggle"

"Life Struggle"

  • WpView
    MGA BUMASA 8
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Sep 25, 2024
"Jangannnn" Dorr Suara tembakan menggema di ruangan yang luas itu. Menyisakan keheningan yang mendalam. Aku tak menyangka suamiku sampai tega membunuh anak nya sendiri yang masih bayi. " Hahaha, buat apa aku membesarkan anak yang bukan darah daging ku." Aku tak percaya ia akan mengatakan hal seperti itu, tak terasa air mataku semakin mengalir. "Kau bajingan, kau iblis tidak punya hati!" Teriakku kepadanya. Plaaakk " Apa yang kau bilang jalang, beraninya kau!" "Sudahlah sayang, jangan buang tenaga mu untuk wanita seperti dia." Mataku menatap wanita yang berdiri di belakang suamiku, tak ku sangka wanita yang ku anggap sebagai sahabat, berani menghancurkan hidup ku. "Kau benar sayang, jangan sia sia kan waktuku untuk orang seperti dia, dan kau jalang mulai sekarang kita berpisah." Tiba tiba tubuh ku runtuh, aku tak menyaka suamiku menceraikan ku demi wanita itu, tiba tiba kebencian muncul di hatiku. Akan kubalas mereka dengan kejam lihat saja nanti. Cerita pertama ku semoga suka hehe Mohon apabila cerita sama dengan cerita orang lain
All Rights Reserved
#418
kematian
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • After The Rain
  • 💔How If, I Love You Too💙✓
  • My Blue
  • ALZEA (TERBIT)
  • MERAIH SURGA
  • Take A Break
  • hay mantan !!
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]

Hidup ini bisa dibilang sama seperti hujan, terkadang pelangi muncul sesudahnya, dan terkadang pula tidak muncul. Hujan melambangkan perjalanan hidup kita, hal-hal berat, serta kesedihan yang harus kita hadapi. Dan pelangi melambangkan kesuksesan serta kebahagian atas pengorbanan yang telah kita lalui. "Di kehidupanku haruslah ada pelangi setelah hujan, aku akan mendapatkan pelangi itu, bagaimanapun caranya". "Laksmi, ini dia suamiku yang ku ceritakan waktu itu". "I know, that is why i move to Jakarta. Akan ku hancurkan kehidupanmu. Kamu tak pantas bahagia", kata Laksmi dalam hati. Aku tak seharusnya pasrah akan musibah yang telah aku lalui, apalagi hal tersebut terjadi karena seseorang. Sudah cukup diriku yang menjadi korban, jika hanya aku mungkin saja itu semua tak masalah. Tapi mereka membunuh ayahku, dan akan kubalas semua perbuatan mereka. Sepuluh tahun aku mempersiapkan rencana dan inilah saatnya. "Waktu yang tepat untuk menghancurkan kalian".

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman