Limit Beat

Limit Beat

  • WpView
    Reads 13,409
  • WpVote
    Votes 1,054
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 7, 2024
Jernihnya air, Jantung yang berdegup, Serta senyum penuh arti Di olimpiade renang antar sekolah menengah, SMA Bougainvillea kembali mengirim dua perwakilan mereka yang selalu bersaing, Kazuto si cowok keturunan Jepang dan Benji si Pangeran Ambisius. Ketika Kazu memilih menyingkir untuk menenangkan degup aneh serta cemasan sebelum bertanding, tanpa sengaja, dia bertemu Aileen--cewek misterius yang selama ini Kazu cari. Suara jernih dan tawa riang Ai seolah menghipnotis, kemudian membawa Kazu ke realitas lain di saat dunia impiannya tengah jungkir balik. Sampai, Selene--teman cewek Kazu sedari kecil seolah menjadi orang asing. Seolah belum cukup oleh permasalahan rasa dan kata cinta yang terhenti di ujung lidah, Benji menambah keruh suasana dengan tidak membiarkan Ai menemui Kazu lagi. Jejak langkah, Isak tangis, dan Udaranya yang menipis, Akankah kita dipertemukan lagi? Story by : Graycloud21 & Kimhaneul28 Descover : Ziziblack Start on : 07-07-2022
All Rights Reserved
#229
sicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Gate for the Hell Away (Terbit) (end)
  • I'm NOT OKAY ~ END
  • Noktah
  • OCEANSIDE ✔️
  • Biantara | Lee Jeno
  • Nothing Without You [IZ*ONE]✔️
  • The Chance
  • ARZIO [SELESAI]
  • Memories With You ✔
  • Breathless ✔

[VOTE PLEASE] [SUMBER COVER:DESAIN CANVA] ALL FOTO BERSUMBER DARI PINTEREST SUDAH TERBIT + PART LENGKAP Cerita ini mengangkat tema tentang mental health setiap orang. Bagi kamu yang memiliki masalah mental, kamu dapat membaca cerita ini untuk bisa survive dari masalahmu sendiri. Bagi yang tidak suka genre time looping dan alur cerita yang mutar-mutar tidak disarankan untuk membaca kalau engga mau emosi. "Penderitaan menjadi indah ketika seseorang menghadapi kesulitan besar dengan keceriaan, tidak dengan keterpurukan tapi dengan kebesaran pikiran. Tolong, May. Aku tidak nyata" -Samuel "Aku sekali lagi bertepuk tangan atas kehebatanmu. Kamu hanya perlu mengikhlaskannya lalu dia akan memaafkanmu. Aku tahu, ini semua bukan sepenuhnya salahmu. Kamu hanya kesepian dan depresi meliputimu. Kamu hanya butuh teman. Tapi, kamu merenggut nyawa seseorang. Kau kejam!" -William ©Amelia. S 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines