Kapal Perang Raksasa

Kapal Perang Raksasa

  • WpView
    Reads 138
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jun 5, 2022
Dinasti Barat akhirnya menjalin hubungan dengan tanah jauh, demi upayanya menaklukkan dinasti timur. Sebuah kapal perang raksasa lantas dikirim ke Dinasti Barat oleh tanah jauh. Tidak lain kapal itu akan digunakan sebagai salah satu kekuatan militer untuk menyerang Dinasti Timur. Sebuah tragedi tak diinginkan akhirnya terjadi. Perompak yang entah dari mana asalnya muncul dan berusaha untuk menjarah kapal Perang tersebut. Namun sialnya, kekuatan perompak itu kalah jauh dengan kapal Perang Raksasa. Alhasil, pihak perompak lah yang dibantai habis-habisan. Sang kapten yang bernama Kwok untungnya berhasil selamat. Dia pun terbawa oleh air laut dan terdampar di tepi pantai selatan Dinasti Barat. Petualangannya pun akhirnya dimulai tak lama setelah ia ditolong oleh salah satu warga setempat. Dia lantas bertemu dengan pangeran tampan dan juga ahli agama yang tidak benar-benar ahli agama.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahkota Berdarah
  • Love that grows in the kingdom
  • A Thousand Years [Pierre Tendean Fanfic]
  • Gandakusuma
  • Armor: Bubat [Completed]
  • SANG PENDEKAR
  • Cakrawala Nusantara: Pencarian Gelang Mpu Nala
  • Misteri Kapal Layar Panca Warna aka Sukma Pedang / Spirit of the Sword (Gu Long)
  • GARWA RAHASIA: Bayang-Bayang di Balik Tahta

Perang besar antara dua kerajaan telah menghanguskan tanah, merobek langit, dan menghancurkan harapan. Darah bangsawan dan rakyat bercampur di medan tempur, dan dalam kekacauan itulah sang putra mahkota menghilang-Carrol, harapan terakhir kerajaan yang runtuh. Bertahun-tahun berlalu. Dunia mengira Carrol telah mati, tertelan sejarah yang dikaburkan oleh kemenangan dan kekuasaan. Namun kenyataan jauh lebih kelam: Carrol hidup, namun bukan sebagai pahlawan... melainkan sebagai bandit. Dibesarkan oleh amarah, dendam, dan pengkhianatan, ia kini berdiri bersama para penjahat yang diburu oleh kerajaan yang dulu memujanya. Kini, bayang-bayang perang kembali mengancam. Namun kali ini, Carrol tak berdiri sebagai pewaris takhta-melainkan sebagai musuhnya. Ia akan membakar istana yang dulu menjadi miliknya, menantang darah dan nama, dan mengukir sejarah dari sisi yang tak pernah ditulis. Karena tak semua pahlawan kembali untuk menyelamatkan kerajaan-beberapa kembali untuk menghancurkannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines