We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
BUKAN TULISAN INDAH

BUKAN TULISAN INDAH

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 14, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Banyak sekali orang-orang yang sangat pandai dalam menulis, mereka bisa membuat diksi yang indah menawan bak senja berlapis cahaya jingga, alur cerita mereka mampu membuat orang-orang nyaman bagai sedang dekat dengan sang kekasih. Berbeda dengan tulisanku, yang tidak mengerti alur, diksi, penyesuaian kalimat dan lain sebagainya. Ini hanya sekadar tulisan yang terbuat dari hati yang marah, kecewa, menangis, dan memelas. Tidak ada keindahan sama sekali, tidak ada diksi yang menawan, tidak ada penyesuaian kalimat yang indah. karena ini BUKAN TULISAN INDAH.
All Rights Reserved
#40
qoute
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • Diam
  • Tentang Luka yang Begitu Setia
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Masa depan yang terulang
  • Maina & Maxim
  • Saat Janji Menjadi Luka (OnGoing)
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Fight For You
  • Kuat Untuk Sebuah Patah

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines