Keluarga Birawa [Sudah Terbit]

Keluarga Birawa [Sudah Terbit]

  • WpView
    Reads 964,653
  • WpVote
    Votes 87,708
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 4, 2024
"Jagain adek kamu. Dia punya ilmu teleportasi, bisa menghilang ke manapun." "Aman, ma, ya, 'kan Lev." Arsya termenung menatap sisi kirinya. Di mana gadis itu? "Di mana Levitra?" tanya Arsya kepada teman-temannya. Mereka menunjuk menggunakan dagu ke arah belakang orang tua Arsya. Di mana Levitra tengah asik berbincang dengan seorang pria tampan. Anjani dan Kenzie seketika memutar tubuhnya. "Seperti yang Mama bilang. Tu anak punya ilmu teleportasi." "Akibat keluar dari rahim Papa tuh," cibir Arsya. "Dih, enggak Papa. Asalkan yang dia dekati orang kaya. Papa mah setuju-setuju aja," tampik Kenzie. "Kalau kaya tapi tua gimana?" "Suruh dia memberikan aset kekayaannya kepada Levitra. Setelah itu racuni dia," ujar Kenzie dengan tawa jahatnya.
All Rights Reserved
#399
adik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Inside You
  • DANADYAKSA
  • JASA [TAMAT]
  • Duo Duda [END]
  • A R S E A N A
  • Untung Sayang
  • Dia Abangku!
  • [ End ] F For Family (Season 2)

Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya

More details
WpActionLinkContent Guidelines