Story cover for LYNEZA by ugthisesad_
LYNEZA
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Apr 12, 2022
'Selagi dirimu bukan oksigen, aku masih bisa hidup tanpa mu'
- Lyn

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°

"Kenapa kamu tidak menemuiku" Tanyanya dengan suara yang terkesan menakutkan padahal dia sudah mencoba untuk biasa saja. 

"Aku hanya tak ingin sok kenal, bagaimana kalau kau melupakanku itu hanya akan membuatku malu misalnya aku tiba tiba memanggilmu 'Eza aku kangen' terus karna kau lupa aku siapa kau kau bilang gini 'kau siapa? Jangan sok kenal' pasti aku akan jadi bahan gosip" Kataku dengan tenang sambil melanjutkan membaca buku yang ku pegang dengan tenang dan tidak tergangu dengan suhu udara yang tiba tiba terasa lebih dingin apa dia marah , tapi....Kenapa?

°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
"Kau tahukan aku tidak suka diatur, tapi-- kenapa aku tidak bisa marah saat kau yang melarang dan mengatur ku" Suaranya mulai memelan saat mengucapkan kalimat terakhir, tapi aku masih bisa mendengarnya. 

" I'm your queen" Sebenarnya aku hanya  bercanda? Tapi... Kenapa ekspresi nya berubah dia tersenyum? dan kemudian mencubit pipiku. 

" My queen" Katanya tersenyum miring dengan kilatan mata penuh obsesi kemudian menariku ke dalam pelukan nya. 

hei aku hanya mencoba becanda dan mencairkan suasana kenapa- ah sudahlah:(
All Rights Reserved
Sign up to add LYNEZA to your library and receive updates
or
#797possesive
Content Guidelines
You may also like
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] by hysunshinee
45 parts Complete
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee
You may also like
Slide 1 of 10
POISONED LOVE  cover
AKSA AND THE LITTLE GIRL [TERBIT] cover
The Photographer [REVISI] cover
Gajelas(chanbaek)(gs)END✔✔ cover
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] cover
FADING IN YOUR ARM [YEOJONG] cover
O'Starsyu cover
Crazy Couple [End] ✔ cover
AGATSA ( Cinta Si Gadis Bar-Bar) cover
Archibald: The Star, The Fire & The Shadow cover

POISONED LOVE

20 parts Ongoing

Kebaikan dan pertolongan yang diberikan gadis cantik itu membangun sebuah cinta yang kian lama menjadi obsesi dan menimbulkan rasa kepemilikan yang sering dikenal posesif. Ini menceritakan kisah cinta antara Allora Catherine dan Albara Morgan. Pertemuan mereka yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan, membuat mereka saling merasakan cinta yang sudah lama hilang ditelan masa. Cinta yang diberikan oleh Bara, terus berlarut sampai menjadi belenggu obsesi, bahkan disertai dengan sifat posesifnya. Namun, Allora tak pernah menyadari cinta racun yang diberikan oleh Bara. Akankah lambat laun Allora sadar bahwa itu bukan cinta yang sehat? Dan akankah Bara terus menerus mendekap Allora dengan duri yang ia miliki? ◎◎◎◎ "Ah, tangan mu terluka, tuan. Sebentar, aku membeli dulu obat luka ya, tuan tunggulah disini." "Saya tak butuh bantuan anda, nona muda." ◎◎◎◎ "Kemarilah, baju anda terlalu terbuka, sayang." "Tapi aku suka iniii." Allora merengek. "Jika anda terus menerus membantah, tak perlu ikut. Tidurlah jika begitu!" "Emm, baiklah." ◎◎◎◎ ⚠️ Jika ada kesamaan nama tokoh, latar belakang, ataupun visual tokoh. Mohon maaf, mungkin itu hal yang tak disengaja. ⚠️ Karya ini murni, hasil permikiran saya sendiri