Story cover for Bungaku by Nadhi_ila03
Bungaku
  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Apr 12, 2022
"Apa?? Menikah?!"

"Iya, kenapa? Apa kamu tidak mau menikah?"

"Bukan begitu, Bi. Tapi Iqbal kan masih kuliah, kerja juga belum pasti, masa mau nikah, Bi? Nanti istri sama anak Iqbal mau makan apa?"

"Yaaa makan nasi lah, Bal. Masa mau makan rumput?"

"Astagfirullah, Abiiii"

"Mau atau tidak?"

"Maaf, Abi. Iqbal tidak bisa menikah sekarang. Iqbal ingin selesaikan kuliah Iqbal dan bekerja terlebih dahulu." 

Hening. 

Tanpa diundang, rasa kecewa itu datang melingkupi Abi. Sepatah kata pun tak terucap. Bingung pun menyergap Iqbal. Tidak tahu harus berbuat apa. Di satu sisi Iqbal tidak ingin Abi kecewa, dan di sisi lain Iqbal ingin menyelesaikan kuliah dan bekerja. Mata yang tertunduk mengisyratkan kekecewaan. 

"Sebaiknya kamu pikirkan lagi" kata Abi sambil berdiri dan berjalan meninggalkan Iqbal sendiri. 

Seorang laki-laki beralis tebal, berbadan tinggi, memiliki mata berwarna kecoklatan, serta rambut dan baju yang selalu rapi. Baginya menikah adalah awal sebuah keluarga dan merupakan komitmen seumur hidup. Iqbal merasa belum siap jikalau harus menikah dalam waktu dekat ini, apalagi dengan perempuan yang belum ia kenal seluk-beluknya. 

Apakan Iqbal akan berubah pikiran dan menerima permintaan Abi? Ataukan dia bersikukuh pada pilihannya untuk menyelesaikan kuliah dan bekerja namun membuat Abi kecewa? Dan siapakan perempuan itu hingga Abi sangat ingin menikahkan putra kesayangannya?
All Rights Reserved
Sign up to add Bungaku to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Mengakhiri Masa Jomblo by Sahara957
27 parts Complete
Mario, adalah laki-laki yang sudah terang-terangan menolakku untuk di ajak serius untuk melanjutkan ta'arufan oleh Abiku. dari tatapannya saja padaku, jelas dia sudah tak berminat. Bagaimana bisa dia berminat. Aku berpenampilan apa adanya, bahkan berpenampilan jauh dari kata menarik. Laki-laki yang silih berganti dita'arufkan denganku, sama sekali tidak merespon baik, dan memberi harapan. Aku sadar diri, wanita kucel dan kusam sepertiku tidak pantas dengan laki-laki tampan, berkelas, apalagi ganteng, yang mau denganku. lebih pastinya menurutku, dia lebih memilih selera yang setara dengannya. Sebenarnya, aku tidak ingin memaksa untuk menikah secepat mungkin, meski usiaku yang tidak lah muda. Yakni 28 tahun. Namun, aku sebagai anak sulung diharapkan menikah sampai batas usia 30 tahun oleh Abi. Abi yang juga sudah memasuki usia 60 tahun dan umy 58 tahun. Tentu saja mereka ingin melihatku segera menikah dan memiliki keturunan. Mereka, selalu bertanya. Sudahkah aku memiliki jodoh atau laki-laki pilihan. Aku hanya merespon dengan gelengan kepala. lalu mereka hanya menarik nafas dalam terutama Abi. Aku tidak mengerti bagaimana cara mengusahakan jodoh? bukankah semua itu bukan tugasku, mendekati lelaki. Seminggu yang lalu sudah datang lagi laki-laki kedua setelah Mario, namanya Michael. Pria tersebut sama gantengnya dengan Mario, tapi berkulit agak gelap, dan Mario kuning langsat. Mereka sama dinginnya, dan merespon dengan senyum dingin, dan menolak dengan kata-kata yang halus, yang cukup buatku sadar diri. Semoga Aby cukup melakukan ini semua terhadapku. Yang ku ingin, adalah laki-laki yang lebih dahulu datang pada keluargaku, untuk mengutarakan niat baiknya, tapi itu hanya hayalan belaka, yang entah kapan akan terjadi.
Abyanca || Abyan & Bianca by Itach06
32 parts Ongoing
"Jangan harap gue bisa jatuh cinta sama cowok kayak lo, walaupun lo itu suami gue!" tegas Bianca dengan nada penuh penekanan, matanya menatap Abyan tajam. Abyan hanya menyeringai, wajahnya mendekat dengan tatapan yang sulit ditebak. "Oh iya? Tapi gue akan buat lo cinta mati sama gue, baby," bisiknya lembut namun penuh keyakinan. Cup. Sebuah kecupan ringan mendarat di dahi Bianca, membuat gadis itu terdiam sesaat, lalu langsung memalingkan wajahnya dengan kesal. --- Perjodohan Abyan dan Bianca sudah direncanakan jauh sebelum mereka lahir ke dunia. Awalnya, rencana pernikahan ini akan dilaksanakan saat mereka dewasa. Namun, takdir berkata lain. Mereka harus menjalani kehidupan rumah tangga di usia remaja-usia di mana kebebasan justru menjadi prioritas. Semua ini terjadi karena satu alasan: Maudy, ibu Bianca, menginginkan putrinya menikah lebih cepat. Sebagai seorang ibu yang tengah menghadapi kanker otak stadium empat, Maudy tahu bahwa waktunya di dunia ini tak lama lagi. Dan keinginan terakhirnya sebelum berpulang adalah melihat putri semata wayangnya menikah dengan anak dari sahabat baiknya. Dijodohkan dengan ketua geng motor paling dicari? Hidup bersama di usia muda? Menjalani pernikahan tanpa cinta? Ayolah, ini bukan lagi zaman Siti Nurbaya! Apa yang akan kalian lakukan jika suatu hari orang tua kalian menjodohkan kalian dengan seseorang yang bahkan tidak kalian kenal? Itulah yang dirasakan Bianca-kecewa, marah, dan tak berdaya. Namun, bagaimana dengan Abyan? Apakah dia hanya menjalankan perjodohan ini demi formalitas? Atau ada sesuatu yang disembunyikannya? Apakah cerita mereka akan berakhir bahagia? Ataukah cinta yang dipaksakan ini justru akan membawa kehancuran? Untuk kelanjutan ceritanya, baca sekarang.🤗 ⚠️Cerita hasil pemikiran sendiri. ⚠️ Jangan lupa follow sebelum membaca.
SENI MEMAHAMI HATI ISTRI by fitrahilhami4
16 parts Complete
Menjelang enam tahun usia pernikahan ternyata tidak menjamin aku bisa memahami karakter seorang perempuan dalam diri istri. Terkadang, aku menyesalkan mengapa di buku nikah tidak disertakan panduan bagaimana suami memahami istri. Waktu beli alat elektronik saja pasti dikasih buku panduan penggunaan. Jadi kalau ada masalah pada alat tersebut, ya tinggal baca buku panduan, ikuti petunjuk, beres. Sedangkan di buku nikah tak ada arahan serupa. Padahal dunia pernikahan nyatanya lebih rumit dari sekedar mengoperasikan alat elektronik. Sebab istri merupakan mahkluk antik. Susah dimengerti tapi selalu ingin dimengerti. Bahkan di beberapa hal, percakapan yang awalnya normal saja, bisa menjadi sensitif dan membuat ia ngambek tak karuan. Seperti beberapa hari sebelum lebaran tiba, ketika aku mendapat pesan WA dari wakil kepala sekolah, yang kebetulan seorang perempuan. "Dari siapa, Bang?" tanya istri. "Dari Bu Bunga (bukan nama ilmiah), aku diminta ambil parcel lebaran di sekolah. Katanya ada tambahan uang juga khusus buat guru honorer. Bu Bunga emang baik, dia yang ngusulin ke yayasan agar guru honorer juga dapat Tunjangan Hari Raya." Lantas istri kembali bertanya, "Bu Bunga itu yang mana, Bang?" "Masa' ndak inget, Neng? Waktu Ayas opname tahun lalu beliau njengukin di rumah sakit. Bu Bunga pakai baju hitam kerudung putih," ucapku. Tanpa disangka istri langsung manyun, "Duh, kayaknya spesial banget Bu Bunga di pikiran Abang. Sampai baju yang dipakai setahun lalu pun diingat." Loh, kok jadi kayak gini? Ucapku dalam hati. "Iya, kan? Orangnya spesial kan di mata Abang?" "Ya Allah, ndak gitu, Neng."
Pahala Surgaku✓ by dreamsinthelight
41 parts Complete
"Aku akan meminta sekali kepada Allah supaya jannah menyatukan kita, lagi." Khairul Khan. Lelaki yang populer karena terkenal dengan berbagai macam prestasi buruk itu mustahil tidak ada yang kenal dengan dirinya seintro sekolah.Tingkah ajaibnya yang selalu buat guru-guru pusing hingga darah tinggi pun berhasil dimunculkan oleh ulah aneh cowok tersebut. Suka sekali membuat keributan akan tetapi cowok itu sama sekali tidak suka jika seseorang mengusik ketenangannya. Terdengar aneh bukan? Abidadari Al-Arsy Auliya. Perempuan kalem nan lembut. Pindahan pesantren dan seorang hafidzah sekaligus Ning. Sikapnya sangat berbanding terbalik dengan Khairul itu. Namun apa jadinya jika kedua makhluk itu Allah satukan dengan ikatan perjodohan yang dibuat oleh kedua orang tuanya? "Abi, kenapa aku harus nikah sama orang itu? Gimana aku bisa yakin bahwa jalan surgaku ada padanya sedangkan sikapnya aja kayak gitu?" "Karena dia jodoh terbaik dari-Nya. Percaya sama Abi. Supaya yakin jika jalan surgamu ada padanya, maka taatlah kepadanya selagi tidak membuat kamu bermaksiat kepada Allah." Hingga satu fakta membuat Abida tercengang seketika. Khair, cowok yang selalu kita bicarakan karena keonarannya itu ternyata sama seperti Abida. Pasalnya cowok itu.... BAGAIMANA CERITANYA TERNYATA COWOK ITU SEORANG HAFIDZH JUGA SEORANG GUS YANG SIKAPNYA SANGAT BERBEDA DARI YANG LAIN?! "Kenapa? Habibati kaget? Sini, Sayang... Ambil mushafnya. Kita murojaah sama-sama. Bacaanmu tadi ada yang salah." Sikap cowok itu benar-benar berhasil membuat Abida tak pernah melisankan satu kata pun. Cowok itu benar-benar berbeda. Selain menyukai ubi Cilembu, Khair pun suka memuji, nyeleneh, mencibir, tersenyum sinis, dan seenaknya. Berawal antara kota Tarim dan Aleksandria yang membuat kisah mereka ada. Tak ada satu pun di antara mereka menyadari bahwa mereka pun pernah bertemu di tanah suci, Baitullah. "Pantesan dipanggil Bidadari." "Wajahmu adem." "Kamu, wangi." "Saya udah pesen, kamu tinggal bayar."
Lantunan Surah Asy-Syams by RaniahAmelia
75 parts Ongoing
"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)
You may also like
Slide 1 of 10
Mengakhiri Masa Jomblo cover
Surat Undangan dari Orang yang Kucinta (Sedang Revisi) cover
Jodoh Pilihan Abi cover
Abyanca || Abyan & Bianca cover
SENI MEMAHAMI HATI ISTRI cover
Pahala Surgaku✓ cover
Lantunan Surah Asy-Syams cover
SAY SARANGHAE cover
Our Sunset | Yeonseok x Soobin cover
As Possible  cover

Mengakhiri Masa Jomblo

27 parts Complete

Mario, adalah laki-laki yang sudah terang-terangan menolakku untuk di ajak serius untuk melanjutkan ta'arufan oleh Abiku. dari tatapannya saja padaku, jelas dia sudah tak berminat. Bagaimana bisa dia berminat. Aku berpenampilan apa adanya, bahkan berpenampilan jauh dari kata menarik. Laki-laki yang silih berganti dita'arufkan denganku, sama sekali tidak merespon baik, dan memberi harapan. Aku sadar diri, wanita kucel dan kusam sepertiku tidak pantas dengan laki-laki tampan, berkelas, apalagi ganteng, yang mau denganku. lebih pastinya menurutku, dia lebih memilih selera yang setara dengannya. Sebenarnya, aku tidak ingin memaksa untuk menikah secepat mungkin, meski usiaku yang tidak lah muda. Yakni 28 tahun. Namun, aku sebagai anak sulung diharapkan menikah sampai batas usia 30 tahun oleh Abi. Abi yang juga sudah memasuki usia 60 tahun dan umy 58 tahun. Tentu saja mereka ingin melihatku segera menikah dan memiliki keturunan. Mereka, selalu bertanya. Sudahkah aku memiliki jodoh atau laki-laki pilihan. Aku hanya merespon dengan gelengan kepala. lalu mereka hanya menarik nafas dalam terutama Abi. Aku tidak mengerti bagaimana cara mengusahakan jodoh? bukankah semua itu bukan tugasku, mendekati lelaki. Seminggu yang lalu sudah datang lagi laki-laki kedua setelah Mario, namanya Michael. Pria tersebut sama gantengnya dengan Mario, tapi berkulit agak gelap, dan Mario kuning langsat. Mereka sama dinginnya, dan merespon dengan senyum dingin, dan menolak dengan kata-kata yang halus, yang cukup buatku sadar diri. Semoga Aby cukup melakukan ini semua terhadapku. Yang ku ingin, adalah laki-laki yang lebih dahulu datang pada keluargaku, untuk mengutarakan niat baiknya, tapi itu hanya hayalan belaka, yang entah kapan akan terjadi.