JENNIERA

JENNIERA

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 29, 2022
percekcokan kedua orang tuanya membuatnya harus kehilangan bahagianya. Disaat teman temannya bercanda tawa dengan kedua orang tuanya, dia tidak. Diam menatap datar mereka yang terlihat bahagia. Rasa iri muncul di hatinya. Ber tahun tahun hidup tanpa seorang ayah dan hanya dengan ibundanya sudah biasa hingga dirinya merasa bahagia walaupun tanpa seorang ayah disampingnya. Namun kebahagiaan itu luntur seketika. Ibundanya pergi meninggalkannya untuk selamanya. Betapa menyedihkan hidupnya. Diusianya yang remaja Jennie harus hidup tanpa keduaa orang tuanya. Beruntung ibundanya masih mempunyai manager nya untuk mengurusinya sekaligus usaha Milik nya. Karena itu juga sifat Jennie yang awalnya selalu tersenyum kini berubah menjadi gadis yang cuek dan dingin. тємαη вαιк αкαη α∂α ∂ιѕααт кιтα ѕυкα мαυρυη ∂υкα - αυтнσяmood
All Rights Reserved
#287
alone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • DENNIES
  • ARDHANI [ On-going ]
  • Love's Serendipity
  • The Chance
  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • °♡Introvert Girl♡° | End✔|

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines