Supata not Love

Supata not Love

  • WpView
    Membaca 3
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Sep 29, 2022
Tawa klise menggenggam hidup. Mata menusuk Tanda perhatian. Bisakah mereka mengendalikan Supata ? kisah ini menceritakan Para Makhluk Tuhan yang hidup di Nusantara dengan segala Ilusi.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Crystal!
  • Burung Pembawa Maut (TAMAT)
  • Menjujut Lelembut
  • PIGURA ASMARA (End)
  • Hutan Terlarang [END]
  • Kumpulan Cerpen Horor
  • HORROR
Crystal!

Pemandangan yang sangat mencengangkan seekor mahluk suci kuno balderos perwujudan dari kehendak iblis!... Auman memecah awan yang gelap tanpa sinar rembulan tangisan warga sekitar menghantui telinga!. Lima ksatria yang di juluki sebagai pedang dewi berdiri dengan tubuh penuh luka! empat di antara mereka hanya tersisa satu yang sanggup berdiri!. ksatria itu berdiri menatap tajam ke balderos dengan crystal merah di tangan kirinya. "kurasa sekarang lah! waktu yang tepat!." bisik ksatria itu tersenyum tipis. Keempat rekannya yang tersungkur di tanah hanya bisa menatapnya. Ksatria Biru mengepalkan tangan, darah mengalir dari pelipisnya. "Kau... selalu bertindak sendirian..." gumamnya lirih, matanya bergetar menahan tangis. Ksatria Putih memejamkan mata, air mata jatuh perlahan. "Jangan buat kami kehilanganmu juga..." Ksatria Hitam mencoba bangkit, tapi lututnya roboh. Ia hanya bisa menggeram frustrasi. Ksatria Hijau yang biasanya penuh canda menunduk tanpa kata. Untuk pertama kalinya... ia benar-benar diam. Ksatria Merah tersenyum pada mereka-bukan senyum kemenangan, tapi senyum perpisahan. "Sampai bertemu lagi," katanya, dan melangkah ke dalam kegelapan. keempat ksatria dengan rasa sedih dan merasa bangga dengan keberanian memberikan hormat untuk terakhir --- beberapa tahun berlalu dengan cepat balderos menghilang entah kemana begitu dengan ksatria merah itu!.. para penduduk yang selamat dari amukan iblis itu membuat sebuah patung ksatria merah dengan zirah api membakar? bahkan ada beberapa orang yang menyembah patung selayaknya seorang dewa!.. namun apakah balderos benar-benar sudah mati? atau ia masih hidup dan bersembunyi!...

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan