Kunamakan Kau Bintang

Kunamakan Kau Bintang

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 14, 2022
Ini adalah kisah seorang lelaki desa berumur 18 tahun. Perjalanan takdir memberinya beban tanggung jawab layaknya seorang ayah sejak usia 15 tahun. Ibunya meninggal saat melahirkan adik perempuannya sementara ayahnya menyusul dalam kecelakaan tidak lama setelah ibunya wafat. Keadaan menyebabkan ia harus pupus sekolah, sejak itupun mimpinya menjadi perwira AU terkubur. Kekecewaan sempat menyertainya hingga kembali tersadar untuk tidak terkerangkeng oleh duka. Dilihatnya ada harap terpancar dari wajah mungil adiknya yang menggedor hasratnya untuk melahirkan mimpi baru...yaitu menjadikan adiknya hidup dengan penuh senyum dan bahagia. Setiap tapak ia lalui meski harus merasakan pedih dan derai hingga air mata. Bagaimanakah kisah perjuangannya? Yuk lanjut buka bab demi bab. Jangan lupa vote dan starnya ya. Terimakasih.
All Rights Reserved
#623
renungan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • Full Of Scratches
  • Patah di titik terendah
  • DENNIES
  • About kevin (End)✅
  • Rain to summer
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • Waktu?
  • Taruhan [END]

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines