True Happiness

True Happiness

  • WpView
    Reads 446
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 19, 2023
(REPUBLISH) Karena suatu kejadian yang menimpa keluarganya, Ara yang periang mulai bersikap tak acuh pada sekitarnya. Ia kerap kali mendapat hujatan dari kaum hawa karena dicap 'sombong', terutama pada kaum adam yang berusaha menarik perhatiannya. Hal itulah yang membuatnya tidak memiliki teman seorangpun. Namun ketika sudah menduduki bangku SMA kelas sebelas, ada dua hal yang membuat Ara 'mau tak mau' kembali kepada dirinya yang lama, banyak bicara. Pertama, karena kasihan. Kedua, karena emosi. *** "M-Maaf ya, saya nggak terbiasa ngomong sama orang lain.." ~Samuel Alexi *** "Muka gue terlalu ganteng buat jadi babu. Kalau gue lihat-lihat, lo jauh lebih cocok." ~Bagas Eliseo *** Tidak ada yang bisa menduga, orang yang terlihat luar biasa sempurna, bisa saja menyimpan suatu rahasia besar yang tentu saja telah menjadi kekurangannya. Tidak ada yang bisa menduga pula, orang yang terlihat sangat tidak sempurna di mata orang-orang, justru memiliki suatu kelebihan yang tak dapat ia sampaikan. ❤❤❤ Selamat datang di ceritaku. Cerita ini akan membantu kalian mengerti makna kebahagiaan yang sesungguhnya. ⚠Typo bertebaran ⚠Authornya masih amatiran, dimohon bantuannya dalam bentuk kritik dan saran. ⚠Tidak suka cerita ini? Tinggalkan. Monmaap authornya masih labil, suka nge-republish cerita karena ngerasa nggak dapet feelnya. But I promise, ini terakhir kalinya aku nge-republish cerita ini✌
All Rights Reserved
#74
piano
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PELANGI
  • LENATHAN (hiatus)
  • ELSA [ON GOING]
  • NAYVAN [END]
  • DEVIAN [END]
  • Gardenia | END
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • Arsyilazka
  • 1. Dia, Arsen!!
  • ARESKA DAN ALENTA (End)
PELANGI

Terkadang pelangi yang kamu lihat, memang sangat indah. Menarik siapapun bagi yang melihatnya. Entah itu dari lengkungannya bahkan warna-warnanya yang berbagai ragam. Tapi, pelangi itu bisa saja buram sewaktu-waktu. Karena masanya mereka untuk menghilang sudah diambang batas. Bahkan pelangi itu sendiri bisa jadi buruk dimata sang pelihat. Karena tak semua manusia suka apa yang orang lain suka. "Lo itu cewek, lo terlalu lemah buat ngehadapin gue yang inisialnya sebagai cowok." "Cewek, bisa apa kalian? Palingan cuma bisa dandan dan nge-jamet kea lo, upss!" sambung Angkasa dengan tangan yang berpura-pura menutup mulutnya. "Belagu banget lo," balas Pelangi dengan nada Angkuh. "Suatu saat kita bakal lihat, siapa yang lemah. Lo, atau gue yang inisialnya cewek!" sambung Pelangi dengan nada sinis. ☡NOTE: jadi dulunya tuh, ini cerita buat dilombain. nah berhubung lombanya udah selese, jadi rencananya cerita ini mau aku rombakin lagi + lanjutin sampe end

More details
WpActionLinkContent Guidelines