We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Best Friend [✓]

Best Friend [✓]

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 15, 2022
WpInfo
Non-Fiction
ada 5 perempuan, dan 3 laki-laki sedang berlari kencang menuju ke arah gerbang sekolah. "pak!! jangan ditutup pak!! kami para murid-murid yang rajin nan teladan mau masuk!!" seru salah satu dari mereka Kemudian temannya menonyor perempuan itu, "kalo kita murid teladan, kita gak bakal telat, woy!" ketus nya kemudian saat sampai di depan gerbang, ada yang jongkok karena kelelahan, ada yang ngos-ngosan, ada yang minum, dan ada yang membujuk pak satpam untuk membuka gerbangnya. lalu, ada ketua OSIS datang. "istighfar! kok bisa pada telat??!" ujar Keenan "astaghfirullah! ya kagak tau" "dahlah, masuk ke kelas sekarang! mumpung guru kalian belum masuk" titah Keenan "ALHAMDULILLAH!!!!" ________________ hi? makasih ya, udah mau baca ceritaku! Semoga suka ya, sama ceritaku :))
All Rights Reserved
#21
randoom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • The Quest Of Love [Re-upload]
  • The Secrets of Prince
  • CHARMOLYPI [χαρμολύπη] || END✓
  • Sweet Combat
  • Ketos Vs Cegil
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • Rentetan Rasa (Completed)
  • COOL BOY VS BAD GIRL
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines