Our Life Journey [FINISHED, UNDER REVISION)

Our Life Journey [FINISHED, UNDER REVISION)

  • WpView
    Reads 8,685
  • WpVote
    Votes 423
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 18, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
First Love
Romantic Comedy
Idol life~ "Aku tau saat pertama kali ketemu sama kamu. Aku yakin kamu adalah wanita yang dikirim Tuhan untuk menjadi ibu dari anak-anak ku" ucap Jungkook kepada Eunha, saat ini mereka tengah berbaring santai menonton drama di TVN. "Dan aku akan mencintai kamu selamanya" balas Eunha sembari mengeratkan pelukan Jungkook dipinggangnya. "Enggak dong, aku dong" bantah Jungkook. "Akuu" balas Eunha tak mau kalah. "Kita berdua. Kamu semakin kesini kenapa semakin gemes sih pipi apel" Jungkook mencubit pelan pipi Eunha. "Sakit dong" Eunha sebal dengan kelakukan Jungkook yang suka sekali mencubit pipinya, berusaha menyingkirkan tangan sang suami. "Biarin, biar aku makan sekalian. Mammm" Jungkook menggigit pipi Eunha dengan bibirnya. Tiba-tiba anak lelaki mereka, Jeongsan masuk dengan membawa dua snack besar. Jeongsan memang hobi sekali makan, persis seperti kedua orang tuanya. Makanya tidak heran jika pipinya juga gembul seperti Eunha. Jeongsan naik ke tempat tidur lalu menempatkan dirinya berada di tengah-tengah Jungkook dan Eunha. "Aigooo, pipi apel appa yang satunya sudah kembali" ujar Jungkook sembari mencium pipi Jeongsan. "Kau akan bertemu pipi apel lainnya" jelas Eunha. "Maksudnya?" tanya Jungkook kebingungan. Eunha merogoh saku celananya, mengambil sebuah test pack lalu diserahkan ke Jungkook "Kau hamil sayang? Jeongsan akan memiliki adik?" Jungkook terkejut melihat sebuah test pack yang berada ditangannya. Eunha mengerutkan hidungnya ia mengangguk semangat. "San-ah kau akan menjadi seorang kakak" teriak Jungkook lalu mengangkat Jeongsan. Ia bahagia sekali dengan kabar ini. Eunha terkekeh melihat kelakuan sang suami. Hidupnya terasa sempurna karena kehadiran Jungkook dan Jeongsan beserta calon anaknya. Walau mereka masih sibuk dengan grupnya masing-masing, tapi Jungkook dan Eunha berjanji akan menjadi orang tua yang baik untuk anak-anak mereka.
All Rights Reserved
#349
viviz
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FOREVER || myg x y/n (END)
  • Aku Tahu Kamu Terluka   (Jjk >< Iny) ✔
  • {END} SUAMIKU ADA TIGA ||_K.V
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • Scenario Love ( Sinb.Jungkook )
  • GrapicH [✔] JOHNTEN FML
  • Feeling (Jjk - Iny) [Complete]
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤

"Kita baru menikah dua bulan, bagaimana mungkin kau bisa hamil secepat ini, Y/n?" -Yoongi- "Bukankah seharusnya kita bahagia? di luar sana, banyak pasangan yang menghabiskan waktu sangat lama untuk memiliki anak. Tapi kita diberi hadiah secepat ini, Yoon" -Y/n- "Aku bahkan belum terfikirkan untuk memiliki anak dalam waktu dekat. Apa alat tes kehamilan sudah akurat? bisa saja alat itu salah. sebaiknya kita periksa ke dokter kandungan." -Yoongi- "Kalau kehadiran anak ini membuat kita bertengkar terus, aku lebih milih anak ini hilang dari kandunganku." -Y/n- "Aku dan istriku harus menunggu sampai tiga tahun untuk kehadiran Kim Yeo Joon di hidup kami. Kau dan Y/n sangat beruntung, Hyung" -Namjoon- "Pria mana yang tidak bahagia ketika istrinya hamil? Aku bahagia. Namun rasa takutku ini jauh lebih besar. Aku takut gagal menjadi sosok Ayah yang baik untuk anakku." -Yoongi- "Aku cemburu. Bukan karena penggemarmu. Bukan pula karena berita dating yang dibuat-buat oleh penggemarmu. Tapi Aku cemburu dengan wanita diluar sana yang bisa leluasa menghabiskan waktu bersama suaminya, yang bisa mengunggah setiap momen di sosial media tanpa perlu memikirkan perasaan orang lain. Aku ingin seperti pasangan suami istri pada umumnya. Bisakah kita seperti itu?" -Y/n- "Dari awal kau sudah tau apa pekerjaanku dan konsekuensi menikah dengan orang sepertiku. Aku pernah bertanya padamu saat malam pertama pernikahan kita tentang hal ini. Dan kau bilang tidak masalah, kau tidak merasa keberatan. Lalu mengapa saat ini dipermasalahkan? Sejujurnya, Aku pun tidak menginginkan situasi seperti ini. Aku bahkan ingin sekali memberitahukan kepada seluruh dunia tentang statusku, tentang keberadaanmu dan semua hal yang sudah kita lalui. Tapi Aku belum bisa melakukan itu sekarang. Mohon bersabarlah istriku. Hari itu pasti akan tiba. Hari dimana Aku memperkenalkanmu ke seluruh dunia." -Yoongi-

More details
WpActionLinkContent Guidelines