Layla Candu

Layla Candu

  • WpView
    Membaca 49
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 26, 2022
Bina seorang remaja sekolah yang ingin menjalani hari hari nya untuk fokus ke ujian semester yang dihadapinya. Tapi semua itu dihalang oleh gangguan dari stalker yang membuatnya sial di hari pertama ujian. Tidak berhenti disitu saja, pesan masuk dari stalker yang bersifat fulgar tak sengaja dilihat oleh ayah Bina yang sensitif perihal lawan jenis dari anaknya. Hal ini membuat Ayah Bina berpikir kalau Bina menjadi buda sex dari stalker itu. Sarah selaku sahabatnya bersedia meminta pertolongan ke salah satu temannya yang mempunyai kepintaran di bidan IT, akankah nomor stalker bisa dilacak? setelah tau siapa pelakunya, akankah polisi bisa menangkap sang pelaku? cerita ini tersedia dalam bentuk AU di twitter @zharvyz / leleterbang stay tuned guys!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#104
teror
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • How to be Your Friend
  • FLOWERS IN MUNICH
  • All In: Taketori Institute
  • Death Announcement [END] ✔️
  • Bunda oline dan bayi tata
  • Shadow Scent (END)
  • Good Killer [Completed]
  • The Silent Code: Shadow of Betrayal
  • Keep Silent! (ON GOING!)
  • 450 Day [Completed]

Cover by : @ilustrasiindong Seri pertama dari #HTBYSeries Binar Almeara seorang gadis yang didiagnosa mengalami Avoidant personality disorder. Yakni gangguan kepribadian di mana penderitanya menghindari interaksi sosial. Hal itu membuat Binar selalu dinilai sombong, kaku, dan aneh. Hidup Binar bagaikan selembar kertas putih kosong. Hampa. Sampai suatu hari seseorang di bus kota itu mengajak bicara untuk pertama kalinya. "Nama gue Gema. Gema aja. Jangan pakai 'S'." Dan berawal dari pertemuannya dengan Gema, hidup Binar mulai berubah. "Bin, kursi pertemanan gue itu nggak terbatas. Tapi kalau saat ini gue mau lo duduk di sana, itu tandanya lo adalah orang yang terpilih. Atas keinginan gue sendiri. Atas hati gue sendiri." "Gue tahu kursi pertemanan lo itu belum terisi oleh siapapun. Apa gue nggak boleh duduk di sana biar lo nggak duduk sendirian lagi?" "Kasih tahu gue gimana caranya buat menempati kursi itu, Bin." Tidak ada yang tidak mau berteman denganmu, Binar. Bahkan siapapun yang sudah mengenalmu, mereka akan jatuh cinta padamu. --Langit. #challenge30gp

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan