All About Me💙

All About Me💙

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 12, 2022
Aku bukan orang suci, bukan orang baik dan bukan juga orang yang paling benar. Tetapi aku hanyalah seorang pendosa yang berusaha untuk belajar dan melakukan hal-hal yang benar dan baik. Tidak peduli dengan penilaian orang lain terhadap aku, karena sebaik apapun niat baik, apapun hal baik yang kita lakukan tidak akan pernah terlihat baik dimata orang yang tidak menyukai kita. Namun, bagi aku itu bukan sebuah tolak ukur untuk melakukan hal baik. Jadilah baik, lakukan hal-hal baik Tetaplah berbuat baik, berikan yang terbaik Meskipun......Tidak diperlakukan baik oleh orang lain. 🍂💙
All Rights Reserved
#677
isi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dibawah Naungan Cinta
  • JIWA
  • Qiana
  • Insecurity [ SEGERA TERBIT ]
  • SasuHina - Kau Dimana
  • Tentang Kita
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • N O R A [on going]
  • Si Pemilik Mata Indah

Alex, lelaki hebat yang lahir dari kesederhanaan. Mampu menjadi teladan yang baik untuk orang-orang terdekatnya. Hidup serba kekurangan, tidak pernah membuatnya mengeluh, atau bahkan tidak terima dengan takdir yang Tuhan berikan kepadanya. Jauh dari itu, semua keterbatasan hidupnya dijadikan sebagai pedoman hidupnya. Bagaimana arti menghargai orang lain, menjaga perasaannya. Semua rasa sesak dalam hatinya, dipeluk erat-erat. dihilangkan dengan kesibukan-kesibukan. Menjadikan waktu sebagai penawar, atau bahkan obat pilu hatinya. Semuanya berkat ibu, yang tidak pernah berkecil hati. Dengan keterbatasan hidup yang dimilikinya. Ibu tidak pernah menyerah, bekerja banting tulang untuk pendidikan Alex, hingga menjadi pribadi yang tulus, serta hebat dalam mengabdikan dirinya kepada Negara. Sekali lagi, semuanya hanya lahir dari hati yang tulus, ketulusan itu sendiri. Cinta tidak akan kemana, di belahan dunia manapun, terlupakan sekalipun. Semuanya akan baik-baik saja, akan bersama bila tiba waktunya. Tidak perlu di pikir hingga rumit, membuang air mata karena menangisinya. Sungguh tidak perlu, cinta itu sendiri yang akan menemukan kita. Kapanpun, bila waktu itu telah benar-benar tepat untuk kita.

More details
WpActionLinkContent Guidelines