Story cover for Rectangular | On Going by bunnymiracles
Rectangular | On Going
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 15, 2022
"Arin, rok lo kependekan!"

"Bian, lo bawa rokok?!"

"Astaga, Sam! Lo tawuran lagi?!"

Bella, si ketua OSIS yang mempunyai misi untuk membuat ketiga sahabatnya menaati peraturan sekolah. Bella  gerah melihat sang sahabat yang harus bolak-balik masuk ruang BK. Gadis berusia 17 tahun itu ingin merubah sahabatnya agar menjadi murid yang lebih baik.

Akankah Bella berhasil membuat ketiga sahabatnya berubah?

Atau justru dirinya harus gagal dan menelan kekecewaan terhadap misi khususnya?
All Rights Reserved
Sign up to add Rectangular | On Going to your library and receive updates
or
#44segiempat
Content Guidelines
You may also like
GHAVARI  by alghisty_
10 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
You may also like
Slide 1 of 7
Yang hilang Tak pernah sama cover
RUANG RINDU cover
Giant Baby [COMPLETED] cover
Jeno's cover
GHAVARI  cover
Cinta cover
Sudah Terlambat ☑️ cover

Yang hilang Tak pernah sama

4 parts Ongoing

Geby, siswi SMA yang tinggal sendiri di apartemen karena orang tuanya jauh, menjalani hari-harinya sebagai ketua OSIS dengan penuh tanggung jawab. Di balik sikapnya yang lembut dan feminim, ada ketegasan yang membuatnya terpilih jadi pemimpin. Sementara itu, Raka-siswa baru yang awalnya tertutup karena bayang-bayang masa lalu-perlahan menemukan ketenangan dalam sosok Geby. Namun, kesibukan dan jarak yang mulai terasa membuat Raka kembali tenggelam dalam dunia anonim. Di situlah ia bertemu dengan seseorang yang tak disangka mampu membuatnya tertawa lagi-tokoh baru yang tak tahu kalau Raka sudah dimiliki. Mereka dekat, saling cerita, dan perlahan terikat. Di balik semua itu, ada luka yang tak tampak. Ia datang membawa harapan akan rasa nyaman, perhatian, dan kasih sayang-yang terasa asing, namun begitu ia rindukan. Tapi kebenaran akhirnya terbongkar. Cinta segitiga yang rumit mulai mengikis semuanya-kepercayaan, harapan, bahkan kehidupan. "Aku pergi tanpa pamit, tapi cintaku tetap tinggal di hatimu. Selama kamu bahagia, itu cukup. Karena itu... aku rela pergi." Dan ketika semuanya hilang, tak ada yang benar-benar kembali... seperti sedia kala.