Bayang
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 28, 2023
Azahra Adelia adalah seorang yang yang penuh dengan rahasia dan teka teki, Sedangkan Saudaranya Merupakan Orang yang terbuka dan berwawasan luas. Orangtua nya cemas dengan tingkah anak bungsunya. sampai pada akhirnya mereka setuju untuk memisahkan Mereka agar tidak mengganggu kehidupannya. Kalia yang tidak terima dengan keputusan tersebut berusaha untuk menguk apa yang di rahasiakan oleh keluarganya tersebut. Disini lah awal mulai Kalia menguak rahasia yang ada. mungkin ini hanya imajinasiku saja ? apakah ada yang nyata di dunia ini ? Lantas siapakah aku ? !--! Aku Bayangan, Aku Ada disini, Selalu Bersamamu, Aku Akan Selalu Mendengarkan Cerita mu, Tanpa harus ku ceritakan lagi, Panggil aku jika kau ingin, Namun Jangan panggil aku di saat gelap, Karena Akulah. KEGELAPAN ITU SENDIRI.
All Rights Reserved
#305
kembar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bitter Is You || ✔ ||
  • My Hidden Heart (Sudah Terbit)
  • Peluk Aku, Tuan
  • 4 Brother'z
  • Hypomone {ὑπομονή} || END✓
  • ANINDYA [ TELAH TERBIT  ]
  • Kaca yang retak
  • With You 나는 행복하다
  • Luka Yang Kupeluk Diam-Diam
  • BabysitterBoy

Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan

More details
WpActionLinkContent Guidelines