Story cover for SEMPURNA  by sastra_mch
SEMPURNA
  • WpView
    Reads 891
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 891
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Apr 16, 2022
Ia tahu betul banyak sudut dari perempuan tunanetra itu yang tak sanggup ia sempurnakan kekurangannya, tapi hanya dengan perempuan ini semuanya terasa sederhana namun nampak sempurna.


Meski begitu Aish selalu merasa masih tak cukup pantas untuk berdiri di sisi Lev sebab masa lalu, kotor ini.

.


"LEV TOLONG! Lev..... aku kesakitan" 

"Lev......" Lirih perempuan itu terbata-bata, rasanya ia ingin mati sekarang juga. Ikut lebur bersama air mata dan hujan yang turun di jam 11 malam menit ke 23, semesta seolah mengerti rasa sakit Aish saat ini hingga hujan beserta petir mampu menembus gelap gang-gang kecil perkotaan Bali.

"AISH!" Tubuh Lev mati rasa tak bisa di gerakkan untuk menggapai perempuan didepannya. Hatinya terbakar hangus, air matanya menetes tak terkendali saat para lelaki bajingan itu mulai menyetubuhi Aish bergiliran di depan matanya sendiri.

"Lev.... Tolong aku....."
All Rights Reserved
Sign up to add SEMPURNA to your library and receive updates
or
#988adult
Content Guidelines
You may also like
Summer Triangle  (Revisi) by Eiralune_
48 parts Complete
"Qi, bisa gak jangan kekanak-kanakan?! Kalo gue salah, kasih tau gue! Biar gue perbaiki!" Are tidak mengerti dengan perubahan sahabatnya akhir-akhir ini. Qira yang terbiasa mengganggunya dengan Lexa, kini menjauh secara tiba-tiba. Perempuan itu bersikap seolah tidak ingin mengenalnya lagi. "Kita sahabatan bukan satu atau dua tahun!" Awalnya Are senang, saat Qira secara perlahan menjauhinya dan juga Lexa. Bukan dia tidak senang ketika Qira berdekatan dengannya, hanya saja situasinya telah berubah. Kini Are sudah memiliki kekasih, yaitu Lexa. Dia takut, kedekatannya dengan Qira akan melukai Lexa. Namun, Are menjadi resah ketika Qira benar-benar memblokir aksesnya untuk menemui perempuan itu. Pesan, atau sapaannya tidak mendapat feedback baik dari Qira. Qira yang semula membelakangi Are, kini mulai membalikkan tubuhnya. Dia menatap Are tepat di kedua bola matanya. "Gue takut mati di tangan lo, Are!" ✯✯✯ "π™·πšžπš‹πšžπš—πšπšŠπš— πš”πš’πšπšŠ πšœπšŽπš™πšŽπš›πšπš’ πšœπšžπš–πš–πšŽπš› πšπš›πš’πšŠπš—πšπš•πšŽ. π™½πšŠπš–πšžπš—, πšœπšŠπš’πšŠπš—πšπš—πš’πšŠ πšŠπš”πšž πšπš’πšπšŠπš” πš’πš—πšπš’πš— πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ π™³πšŽπš—πšŽπš‹, πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπš’ πš“πšŽπš–πš‹πšŠπšπšŠπš— πšžπš—πšπšžπš” π™°πš•πšπšŠπš’πš› πšπšŠπš— πš…πšŽπšπšŠ." -π‘ͺπ’‰π’‚π’’π’Šπ’“π’‚ π‘Ίπ’‰π’‚π’Šπ’Žπ’‚ π‘³π’π’—π’Šπ’† ✯✯✯ α΄‹α΄€ΚŸα΄€α΄œ ʙᴇʀʙᴀᴋᴀᴛ, α΄›Ιͺα΄…α΄€α΄‹ α΄α΄œΙ΄Ι’α΄‹ΙͺΙ΄ α΄˜ΚŸα΄€Ι’Ιͺα΄€α΄›! #1 friends #1 Time travel #1 teen #1 frendszone #1 sahabat #1 sadstory #1 friendship #1 broken #1 brokenheart #1 rahasia
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
53 parts Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNaπŸ”₯ "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
You may also like
Slide 1 of 9
CAHYA UNTUK MENTARI cover
Can I See You're Heart? cover
Summer Triangle  (Revisi) cover
ALSTARAN [END] cover
Aerilyn  cover
ADIKARA ELUSIF cover
Sweet Combat cover
Rumah Tanpa Atap cover
Matahari cover

CAHYA UNTUK MENTARI

23 parts Complete

"hidup memang hanya sekali, tapi kalau aku di beri kesempatan aku mau kamu ada di sisi aku lagi Cahya" mentari menghembuskan nafas dengan hati yang sesak "Yang lebih baik dari kamu memang banyak di luaran sana, tapi aku mau nya kamu" "Mana janji kamu untuk menemani aku sampai akhir nafas kita?" Mentari Dengan lelehan air matanya yang sudah tidak bisa di tahan, rasa sesak. "Semoga kita di pertemukan lagi ya nanti, walaupun bukan di dunia" mentari tersenyum ke arah pemandangan dari atas bukit Tempat dimana dia dan Cahya mulai berteman dan saling dekat satu sama lain *Disclaimer* "masih dalam pemulihan cerita, mohon dimengerti, karna ada beberapa chap yang masih terlalu pendek dan author berusaha untuk memperbaiki"