NWERON (On Going)

NWERON (On Going)

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 2, 2022
Seorang gadis cantik yang mempunyai rambut hitam panjang itu. Dia adalah seorang yatim piatu yang di tinggalkan orang tuanya,ibunya meninggal karena penyakit yang di deritanya,dan ayahnya yang di tabrak seseorang saat sedang menuju perjalanan menuju rumah sakit menyusul istrinya ke rumah sakit. Kini dirinya hanya ingin mencari tau siapa yang menabraknya ayah nya itu? Apakah harus dia membalas kan dendam nya? sudah 17 tahun dia hidup tanpa seorang ayah dan sekarang? Sudah 3 tahun di hidup sendiri tanpa seoarng ibu. Bukan kah kita hidup untuk membahagiakan yang sering kita sebut sebagai ayah dan ibu?, Begitupun yang selalu gadis cantik itu pikirkan Bagaimana jika mereka yang berstatus sebagai orang tua kita sudah tidak ada, apa kita masih pantas untuk hidup? Bangun lah, lihat ke atas mereka masih ingin melihat kita hidup bahagia, walaupun mereka sudah tidak ada di samping kita secara nyata, setidaknya kita bisa membahagiakan mereka dia tas sana. "NWERON"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA  (TERBIT)
  • Letter of Spring Wind
  • Yang hilang Tak pernah sama
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Juan [REVISI]
  • Waktu?
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • Lantas (END)
  • TRAUMA

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines