TAKDIR: Don't left me [END]

TAKDIR: Don't left me [END]

  • WpView
    Dibaca 624
  • WpVote
    Vote 746
  • WpPart
    Bab 42
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 16, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Seseorang gak akan bisa faham kalau dia gak merasakan penderitaan yang sama!" "Yaudah.. bagi penderitaan lo ke gue, biar gue bisa faham! " ~~~~~ Dunia menjadi sulit bagi Anaya, takdir menjadi tidak adil kepadanya dan bahagia berubah menjadi angan-angan untuknya. Terbesit difikirannya untuk mengakhiri hidup saja. Tapi, sebuah cahaya menyapa dirinya. Seseorang yang selalu berkata bahagia itu sederhana. Anaya mencoba berdamai dengan keadaan. Tapi takdir mempermainkannya seolah-olah bahagia tidak semudah itu untuk Anaya. - FIRST STORY - NO PLAGIAT - HAPPY READING
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Before 180 Days ✓
  • Menjadi Skala ✓
  • Naura & Lukanya
  • Langit untuk Asa
  • Terikat Gelang Takdir
  • Baskara
  • Takdir yang Tak Bertaut
  • Khazia
  • Juan [REVISI]
  • Maaf, Dara.

Saat Yasa dan Yada masih kecil, mereka adalah saudara kembar yang tak terpisahkan. Dunia mereka penuh dengan tawa, mimpi, dan kehangatan keluarga. Namun, segalanya mulai berubah ketika Yasa pertama kali didiagnosis lupus. Di usia yang masih belia, ia harus menghadapi kenyataan bahwa tubuhnya tak sekuat anak-anak lain. Yada, yang selalu melihat kembarannya sebagai bagian dari dirinya sendiri, mulai merasa takut kehilangan, takut melihat Yasa menderita. Sementara itu, orang tua mereka yang dulu harmonis perlahan mulai retak, perdebatan tak terhindarkan, dan rumah yang dulu terasa aman kini menjadi medan ketegangan. Di antara kesakitan dan ketidakpastian, Yasa dan Yada berusaha bertahan, saling menggenggam erat sebelum badai benar-benar menghancurkan keluarga mereka. Sebelum semuanya hancur, sebelum rumah mereka tak lagi sama, mereka masih punya satu sama lain-setidaknya untuk saat itu. Mampukah mereka mempertahankan keutuhan keluarga, ataukah pada akhirnya perpisahan tetap tak terhindarkan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan