Saat jatuh cinta, tubuh akan memberikan respon setiap kali berdekatan dengan orang yang kita suka.
Wanda merasakan itu ketika berada di dekat Farih. Jantungnya berdetak lebih cepat, dan pipinya sering memanas saat mereka bertemu pandang. Wanda tahu yang ia rasakan itu apa. Karena itu, Wanda ingin menekan perasaannya agar tidak semakin besar.
Ketika Wanda sedang berupaya menekan rasa, nyatanya dia membuat kesalahan. Farih bukan lagi orang yang Wanda kenal. Mereka berdua asing.
Wanda jadi bertanya, apakah usahanya menjaga hubungan dengan menekan perasaanya itu sia-sia? Atau tidak seharusnya ia mengenal Farih? Apakah salah jika ia tidak ingin jatuh cinta pada Farih?
Copyright©2022, Novan Eka
Todos los derechos reservados