Sweet But Psycho

Sweet But Psycho

  • WpView
    Reads 585
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 26, 2023
Kembali dari Perancis pasca menjalani pemulihan selama satu tahun, Salend berencana menjalani hari-harinya dengan normal. Namun rupanya, tidak semudah itu! Sang bibi telah menyiapkan ide kencan buta dan meminta Salend untuk menjalaninya. Frustasi karena sang bibi tidak henti-hentinya memohon, Salend pun mengikuti rencana sahabatnya tanpa mengenali figur lawan terlebih dahulu. *** Marc Cerrano hilang ketertarikan dengan perempuan manapun. Lama menyendiri, membuat Marc dicap sebagai penyuka sesama jenis dan hal tersebut membuat nama baik keluarganya dipertaruhkan. Ide kencan buta yang dirancang sang nenek pun membuat Marc pasrah. Ketika paras cantik familier memenuhi layar di Mac-booknya, segala emosi seketika berkecamuk di dadanya. Salend Calandree. Satu-satunya perempuan yang mampu memporak-porandakan dunianya. Satu-satunya perempuan yang mampu mencabik hati Marc hingga bagian terdalam. Satu-satunya perempuan yang Marc inginkan sebagai obat penyesalan. Sekaligus satu-satunya perempuan yang mampu menolak Marc dengan tegas. Lantas bagaimana sikap Salend selanjutnya setelah mengetahui jika Marc adalah bagian dari masa lalunya yang kelam? Silvya Kim Copyright@2023
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • Sebatas Sahabat?
  • 2nd Bite of The Cherry
  • Senandung Azalea (Completed)
  •  𝐀𝐋𝐓𝐑𝐀𝐊𝐒𝐀 (My Absurd Husband)
  • we are different {On Going}
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • A Wedding Come True
  • Perfect Love
  • JODOH salah ngomong

Apa yang para perempuan pikirkan saat meninggalkan gue menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya? Dua kali, gue dikecewakan. Gue tidak pantas? Iman belum kuat? Gue bukan calon nahkoda yang cocok bagi bahtera rumah tangga mereka? Yang pertama, bisa termaafkan. Tapi tidak yang kedua. Dia semena-mena memberi undangan, di saat gue sedang gencar-gencarnya memperbaiki diri. Mengejar ketertinggalan dari apa yang telah dipeluknya sejak lahir. Sekarang, kami dipertemukan dalam kesempatan baru yang menurut gue ini bakal mustahil. Enggak! Bukan mustahil! Tapi gue punya harga diri untuk nggak akan mengemis-emis cinta lagi darinya! (Spin off Heart & Vein. Kisah Arteria Zicco dan ...)

More details
WpActionLinkContent Guidelines