Story cover for Aleyza by SimpleBow_
Aleyza
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 17, 2022
"Lihat! putriku sangat cantik dan menggemaskan." Suara wanita paruh baya terdengar, penuh kasih sayang serta obsesi.

"Wajah mungilnya, seperti peri."

Mereka tentu mengangguk setuju. Siapa yang tidak menyetujuinya? Panggil orang itu, kemudian pajang kepalanya diruang tamu.

"Sudah memikirkan sebuah nama?"

Sang kepala keluarga mengusulkan. "Bagaimana dengan, Aleyza?"

Namun, wanita glamor yang memegangi iPad nya berkerut tidak senang. "Aku lebih suka Ralaya."

"Aleyza Desmond."

"Apa?" Lanjutnya menatap tajam, tidak ingin dibantah.

Hening beberapa saat, sampai helaan nafas terdengar.

"Aku setuju. Kau Helen, bisa memanggilnya Aya." Jika yang bersuara adalah beliau, membantah sama saja dengaan menggali kuburan sendiri.

Sementara kebahagiaan menyelimuti seluruh keluarga itu, sosok kecil berpipi gembul itu terlihat tersenyum melihat kasih sayang dan cinta yang berlimpah ditujukan untuk dirinya.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Aleyza to your library and receive updates
or
#281obsession
Content Guidelines
You may also like
the perfect my husband by 123frans
41 parts Complete Mature
END belum revisi jadi kalau ada kesalahan dalam penulisan mohon dimaklumi karna ini cerita pertamaku di wp ♪\(*^▽^*)/\(*^▽^*)/ dan jangan lupa untuk vote dan follow nya , dan akan ada perbaikan di setiap part nya . selamat membaca gadis kecil itu masih berada disana ia menangis dalam diam hatinya sakit karena dia dibedakan dengan kakaknya noviantika Stefano. "momy aku mendapatkan nilai sempurna!" noviantika memeluk momy nya dengan erat dan seorang gadis kecil juga ikut memeluk mom nya dengan erat "mom lihatlah aku juga dapat nilai sempurna? " "diamlah kau tidak sama dengan kakak mu, pergi kekamar mu? " tapi.......? "ibunya menarik kakaknya dengan cepat ke luar dan masuk kedalam mobil. " aku benci kalian semua!! " dia berlari kedalam kamar nya dan memutar musik dengan kencang. 16 tahun kemudian mereka sama-sama masuk dalam Universitas terbaik dan kau tau seperti apa mereka berdua., noviantika jadi miss kampus dan dia menjadi mahasiswi yang terpilih menjadi seorang model internasional dan adiknya lucia Stefano dia berbanding terbalik dengan kakaknya dia menjadi gadis berandalan yang suka dengan geng motor. Alexander von Goethe aku akan datang kesana dan kau tau apa yang akan kau lakukan bukan? alex berbicara dengan seseorang melalui handphone dan mematikan handphone nya dengan sepihak. dan dia berjalan menuju ruangan nya hingga seseorang menabraknya dengan skateboard. "maaf om saya nggak sengaja? " dan gadis itu berlari dengan menggunakan skateboard nya "maaf tuan saya terlambat? " "siapa nama gadis itu yang menggunakan skateboard? " "diiiiaa lucia stefano tuan? " alex segera berlalu dan menelfon seseorang. "cari tau siapa yang namanya lucia Stefano"? kau akan segera menjadi milikku gadis kecil. Alex tersenyum dengan senyuman devilnya dan berjalan menuju ruangan nya dengan masih tersenyum sendiri.
You may also like
Slide 1 of 9
Rayuan Untuk Liby [Berlangsung] cover
Maina & Maxim cover
BERBALIK ARAH[END] cover
Obsession (End) cover
ARULA cover
the perfect my husband cover
RIFIORIRE cover
ALYA DIANTARA DUA BAYANGAN cover
POSESSIVE BROTHER cover

Rayuan Untuk Liby [Berlangsung]

15 parts Ongoing

Setelah berhasil menemui keluarganya, Liby hidup dengan mewah. Makanan, pakaian, serta pendidikan yang luar biasa. Namun, yang Ia perlukan adalah kasih sayang dari Ayah dan ketiga kakaknya bukan kemewahan. Semuanya terus berjalan sama dengan semua penghinaan yang terus Liby alami. Sampai suatu ketika seseorang datang padanya dengan Rayuan manis yang keluar dari bibirnya mendorong sisi malaikat Gadis itu pergi. "Kecewa, sakit hati. Benarkah kau akan terus hidup dengan naif seperti itu? Boneka cantik yang dungu, sampai darah keluar dari matamu pun tidak akan ada yang berubah. Hanya dua pilihan. Tersakiti, atau menyakiti...." Bisiknya lembut pada Liby yang tersungkur di lantai marmer yang dingin. Bagaikan rayuan iblis, Liby Gadis lugu yang selalu memegang teguh kata sang Ibu untuk menjadi Manusia baik seketika berubah. Benar, Gadis yang polos serta naif itu telah hilang dari dirinya. Persetan dengan sabar, jika seperti itu lama kelamaan dia akan mati seperti tikus di sangkar emas.