Aleyza
  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, may 1, 2023
"Lihat! putriku sangat cantik dan menggemaskan." Suara wanita paruh baya terdengar, penuh kasih sayang serta obsesi. "Wajah mungilnya, seperti peri." Mereka tentu mengangguk setuju. Siapa yang tidak menyetujuinya? Panggil orang itu, kemudian pajang kepalanya diruang tamu. "Sudah memikirkan sebuah nama?" Sang kepala keluarga mengusulkan. "Bagaimana dengan, Aleyza?" Namun, wanita glamor yang memegangi iPad nya berkerut tidak senang. "Aku lebih suka Ralaya." "Aleyza Desmond." "Apa?" Lanjutnya menatap tajam, tidak ingin dibantah. Hening beberapa saat, sampai helaan nafas terdengar. "Aku setuju. Kau Helen, bisa memanggilnya Aya." Jika yang bersuara adalah beliau, membantah sama saja dengaan menggali kuburan sendiri. Sementara kebahagiaan menyelimuti seluruh keluarga itu, sosok kecil berpipi gembul itu terlihat tersenyum melihat kasih sayang dan cinta yang berlimpah ditujukan untuk dirinya.
Todos los derechos reservados
#310
obsession
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dalam Dekap Jack
  • ARULA
  • Obsession (End)
  • TAKDIR ALYA
  • RIFIORIRE
  • POSESSIVE BROTHER
  • Rayuan Untuk Liby [Berlangsung]
  • the perfect my husband
  • [BL] Sudden Omega

"Jangan sentuh aku, Jack!!" Brak!!! Pergelangan Yola terlepas kasar dari genggaman Jack. Ia mengibaskan tangannya sekuat tenaga. Dada Yola naik-turun cepat, dan sorot matanya menusuk tajam ke arah Jack. "Kenapa, hmm?" Jack mengangkat satu alisnya. Suaranya datar, tapi tatapannya mengunci Yola di tempat. Yola meremas ujung dress miliknya. Halus. Mahal. Mencekik. Dadanya sesak menahan amarah. Semua orang bilang dia beruntung. Punya Papa yang sayang sampai nggak boleh kotor kena debu. Sayang yang rasanya seperti tali kematian di leher- makin erat menyekik setiap Yola tarik napas. Kuku Yola menancap ke telapak tangannya sendiri. "Penjara" Papanya memang tak kelihatan, tapi jerujinya ada di mana-mana: di larangan, di bodyguard, di jodoh yang sudah dipilihkan bahkan sebelum Yola kenal cinta. Dan sekarang, di depannya berdiri iblis lain yang malah menggenggam kunci sangkar itu. Jack. cerita pertama aku, mampir dan ramein yuk ❤️❤️❤️❤️❤️ DILARANG KERAS PLAGIAT!!!!!!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido