Unbelievable

Unbelievable

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 17, 2022
Siapa yang menyangka jika orang yang sudah sangat menyayangi Alma dan yang sangat Alma sayangi selama ini bukanlah orang tua kandung Alma yang sebenarnya. Alma ingin marah pada takdir yang membuatnya terihat begitu menyedihkan, Alma ingin marah kenapa semesta mempermainkan hidupnya selama ini, tapi apa Alma berhak? Siapa ia yang berani meragukan kekuasaan dan takdir yang telah diatur oleh Sang pemilik semesta? Yang bahkan sehelai daun yang jatuh tertiup angin pun sudah mempunyai takdir dan sejarahnya sendiri. "Biarkan Alma mencoba menerima semua ini perlahan. Alma tidak pernah membenci kalian, justru Alma berterima kasih karena sudah bertemu kalian selama ini, maaf belum bisa menjadi seperti yang kalian harapkan."
All Rights Reserved
#322
loving
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • coward
  • HALOALKANA
  • Duka Devara
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Imaginary Boyfriend
  • 𝐌𝐲 𝐁𝐢𝐚𝐬 (𝙶𝚘𝚞 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚛𝚞𝚒) | TAMAT |
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • A Memory to Remember
  • Secercah dari Segalanya
coward

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines