Going Back To The Past - BoBoiBoy [IDN]

Going Back To The Past - BoBoiBoy [IDN]

  • WpView
    Reads 4,834
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 10, 2023
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
[Will get remake soon] "S- Siapa kau?!" "Kenapa dia terlihat seperti Taufan?!" Oh no! Sesuatu telah terjadi! Sebuah portal tiba tiba muncul tanpa sebab lalu keluar seseorang dari portal tersebut. Tunggu, orang itu terlihat seperti Taufan? Taufan? Iya, kalian tidak salah dengar kok. Orang yang keluar dari portal itu terlihat seperti Taufan meskipun sedikit berbeda, namun masalah nya dia tiba tiba menyerang salah satu dari kita lalu mengucapkan hal hal yang bahkan tidak kita mengerti. Sebenarnya apa sih yang terjadi? Baca aja lh karna aku gk punya ide lagi buat info story nya :)) !Disclaimer! -Saya hanya meminjam karakter Monsta -Alur tidak nyambung dan gak jelas~ *mojok* -Bad grammar, penulisannya masih berantakan -Slow update? -Cover art by noeynoel413 on Instagram -Start: 18 April 2022 End: ???
All Rights Reserved
#52
beliung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • Ketika Elemental Jadi Bocil
  • blue sea; b. ice [√]
  • Halilintar dan Solar [TAHAP REVISI]✔️
  • we will always be with you: Solar
  • Bungsu?! (Boboiboy Solar) [TERBIT]
  • •Maaf! Merepotkanmu•
  • THE REBIRTH OF THE YOUNGEST
  • Mata Perak [Boboiboy Solar]

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines