RANGKASA

RANGKASA

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 27, 2024
"Bismilaaah" setelah merapal kalimat terbaiknya Rania berlari menuju tembok tinggi di sebrang jalan yang ada di hadapannya. ini adalah resiko yang harus Rania ambil karena telat bangun dan membuatnya terlambat ke sekolah. Berhubung seorang Rania Mangela adalah siswi teladan akan sangat tidak estetik bila dia di hukum berjemur di tengah lapangan jadi mau tidak mau dia harus melakukan salah satu dari seribu hal mustahil untuk Rania lakukan, memanjat pagar sekolah yang tingginya 2 M. tubuh 157 cm yang jarang olahraga adalah kata sangat sangat dan benar benar tidak mungkin bagi peraih rangking pertama sekolah Andarma ini memanjat pagar tembok mulus tinggi di hadapannya. "Ya Allah bantulah hamba cantik mu satu ini, apapun itu tolong bantu hamba mu yang paling sempurna ini" "lo lagi doa atau lagi sombong sama tuhan" Rania menoleh, sebuah ciptaan tuhan dengan pahatan sempurna terpampang jelas di hadapannya. "Ya Allah ganteng banget" Ucap Rania tanpa sadar. Angkasa Bramadasya, cowo manis pentolan Andarma High School kini menatap aneh pada cewek pendek di depannya. "ikut gue, lewat sana" Angksa langsung menarik tangan Rania tanpa persetujuan sang empu yang entah di bawa kemana, dan tentu saja Rania dengan senang hati mengikutinya. dan inilah awal kisah Rania dan Angkasa di mulai.
All Rights Reserved
#653
angkasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Path Diffrent
  • Om Barra [TERBIT]
  • Kok Kita Nikah?[END]
  • Raden Rakha Dhaneswara ( REVISI)
  • GOOD DADDY (REVISI)
  • Baby, Please Be Mine! (Completed!)
  • Bad boy is a good boy for me [END]
  • Rannia√

PLAK! Suara Tamparan keras menggema sepanjang lorong sekolah. Kaay diam termangu dengan tatapan kosongnya, menyorot tidak percaya atas tamparan kuat yang baru saja Raina layangkan. Telinganya berdengung nyaring, "k-kak..." "Lo!" Tunjuk raina penuh kebencian, tepat di depan wajah kaay. "Manusia paling jahat! Yang pernah gue kenal." "Lo egois!" "Lo munafik!" "Lo nggak punya hati!" "Dan gue benci sama lo." Raina langsung pergi begitu saja sambil menuntun rayyan, meninggalkan kerumunan, dengan kaay yang masih diam ditempat, mengabaikan bisikan sumbang seluruh murid yang mengarah padanya. Kaay membalik badan, melewati mereka dengan ekspresi datarnya. Berjalan menjauh dengan langkah mantap tanpa menoleh, membuatnya menjadi buah bibir seantero murid. Mereka tidak tau, setiap langkah yang gadis itu hentakkan, maka saat itu juga buliran air terlepas dari bendungan kelopak mata yang sudah berusaha keras menahan serpihan rasa sakit dalam bentuk air mata. Secarik kisah romansa masa SMA yang menyeret dua saudara, dengan berbagai konflik yang tersedia. Persahabatan, perjuangan, dan pilihan, harus diambil untuk menentukan prinsip hidup kedepan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines