Colorblind

Colorblind

  • WpView
    Reads 188
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 16, 2022
Ada dua kemungkinan saat kita jatuh cinta. Pertama, hidup bahagia bersama pasangan. Atau kedua, hidup tak karuan karena patah hati. Maka Celine percaya yang kedua. Celine hanya ingin fokus pada sekolahnya. Tidak ada cinta, tidak ada pacar. Celine belajar dari kisah cinta orang tuanya yang kandas ditahun ke-20, serta kakak laki-lakinya yang hobi gonta-ganti pacar. Celine meyakini pertahanannya cukup kokoh untuk ditembus siapa pun. Namun Zian, sahabatnya, punya cara tidak terduga untuk menyelinap ke ruang hati Celine.
All Rights Reserved
#59
hope
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeaSea
  • Cinta Tersembunyi-Tamat
  • Between Us : One Heart Two Stories [On Going]
  • Resonansi
  • ALFA [selesai]
  • ♚BEST FRIEND ZONE♚
  • Dinikahi Profesor Galak (TAMAT)
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines