(Un) Perfect Life

(Un) Perfect Life

  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 10, 2024
Bukanlah sebuah hal yang mudah bagi dirinya untuk bisa menggapai mimpinya di tengah gempuran cinta yang membara. Setelah peristiwa penolakan yang cukup menyakitkan di ujian masuk universitas setahun yang lalu. Impian Maria untuk bisa berkuliah di Jawa tertunda akibat Pandemi Covid-19, sekarang, Maria memperjuangan mimpinya untuk bertempur di SBMPTN tahun ini demi mewujudkan impiannya menjadi mahasiswa universitas negeri. Kini, kesempatannya terbuka lebar untuknya. Liburan di Jakarta demi menenangkan pikirannya sekaligus sebagai tempat untuknya fokus belajar adalah pilihan terbaik untuknya. Namun perjuangannya tidaklah mudah karena kedatangan sesosok masa lalu yang pernah mewarnai kisah kehidupannya setahun yang lalu selama masa seleksi masuk universitas negeri bagi calon mahasiswa baru. Belum lagi kehadiran teman masa kecil Maria yang kembali untuk menagih janji cinta yang pernah mereka buat sebelumnya membuat Maria menambah beban pikirannya. Kalau permainan nasib sudah bertindak, apakah keputusannya untuk menjadi mahasiswa harus kandas akibat cinta yang bersemi? Atau dirinya harus mengesampingkan cintanya akibat demi mewujudkan impiannya yang sudah di depan mata?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MARRIED IN TWENTY (END)
  • DIKIRA PACARAN(?) [RAMA X ALAM] ✓bxb [COMPLETED]
  • TITIP SALAM ( TAMAT ✅)
  • MIPA VS AKUNTANSI
  • Buka: Bimbingan Belajar
  • Oh My Killer Teacher (END)
  • Assalam'ualaikum Ustad!
  • Patah Yang Parah
  • Mengalami Lompatan Waktu dan Menjadi Orang Lain (END)

DIPUBLIKASIKAN TANGGAL 18 JULI 2024 Genre : Young Adult, College Life Menikah? Jelita tidak pernah memikirkan itu. Baginya, menikah adalah garis finish sebagai tujuan setelah ia mencapai semua impiannya. Bagi Jelita sebagai mahasiswa semester tiga di usianya yang masih dua puluh tahun, gadis itu sama sekali tidak tertarik dengan yang namanya tunangan apalagi menikah. Namun, suatu hari ada kejadian yang membuat Jelita dipaksa orang tuanya untuk segera mencari calon suami. Jika Jelita tidak kunjung menemukan, maka kedua orang tuanya yang akan turun tangan mencarikan calon suami untuk putri bungsu mereka. Mimpi buruk bagi Jelita karena ia harus dihadapkan dua pilihan yang sulit, menikah atau pindah kampus. Kejadian hari itu membuat Jelita mulai menghadapi yang namanya ujian kehidupan dan membuatnya sadar bahwa menikah bukanlah garis finish, melainkan dimulainya kehidupan baru dalam rangka pendewasaan diri. Cover dari pinterest @octaviasoparue2

More details
WpActionLinkContent Guidelines