Lautan sangat luas dan dalam, tidak ada siapapun yang dapat mengukurnya. Sama seperti jurang itu, tidak ada yang mengetahui seberapa dalam dasarnya. Semuanya sangat gelap. Dasar yang selama ini aku kira adalah ujung segalanya namun sepertinya bukan dasar yang sesungguhnya. Setiap waktu, mereka menyerang dan terus menyerang. Mereka berusaha memilikiku dengan terus menyakiti tubuhku. Suara-suara mereka sangat menyakitkan dan terus menggema di kepalaku sehingga lama-lama membuatku seperti orang gila. Sudah berapa lama aku disini. Siang menjadi malam dan malam menjadi siang. Aku tidak dapat mengetahuinya. Aku terus berteriak, pergi ... pergi ... kalian semuaaaa... pergi !!! Tinggalkan aku sendiri disini. Kalian tidak akan bisa memilikiku... Pergi !!! kalian semua ... pergi !!! aku terus berteriak mengusir mereka agar mereka menjauh dan hilang dari pandanganku namun mereka tidak mau pergi. Jumlah mereka justru semakin lama semakin banyak. jumlahnya tidak terbatas. Bayangan-bayangan itu semakin banyak dan berwarna hitam kelam. Aku terus menolak suara-suara mereka yang perlahan-lahan mulai melampaui batas dan membuka segel yang selama ini melindungi kita berdua dan perlahan-lahan aku jatuh ke dalam kegelapan itu. Apakah aku sungguh akan jatuh ke dalam kegelapan ? Kalimat-kalimat itu terus berputar berulang-ulang di dalam pikiranku dan kesadaranku perlahan-lahan menghilang ke dalam kegelapan. Kamu tau apa yang aku rasakan di dalam tubuh yang sudah bukan milikku? Tentu saja kamu tidak dapat merasakannya karena kamu tidak mengingat apapun tentang kejadian 14 Tahun yang lalu. Kamu sangat bahagia dengan kehidupanmu saat ini. Senyum di wajahmu itu membuat hatiku tercabik-cabik. Aku akan membuatmu membayar semuanya. Aku tidak akan membiarkan kamu melupakan aku dengan begitu mudah. Aku akan membalas semua rasa sakit yang aku terima selama ini. Semuanya ini tidak akan terjadi jika bukan karena dirimu yang tidak seharusnya terlahir ke dunia ini.
More details