Travel in a Different Sky

Travel in a Different Sky

  • WpView
    Reads 19,052
  • WpVote
    Votes 799
  • WpPart
    Parts 162
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published 9 minutes ago
Hidupku terasa hampa dan melelahkan. Meskipun sudah melakukan segala sesuatu sebaik mungkin, aku masih terjebak dalam dunia korporasi, ekonomi, dan politik yang monoton. Tidak ada lagi orang yang percaya padaku, terutama setelah aku dipecat karena fitnah. Namun, suatu pagi, hal yang tak masuk akal terjadi. Aku berpindah ke dunia lain yang sama sekali tak kukenal. Pasir hitam yang menyesakkan, awan merah yang mengancam, medan terjal, dan lingkungan yang benar-benar tak layak huni. Namun di sana, aku bertemu dengan seorang gadis yang harus menghadapi tujuh raja iblis sendirian. Meski begitu, ada perasaan aneh yang membuatku tidak ingin meninggalkannya begitu saja.
All Rights Reserved
#125
adventure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • WOOS
  • RE : BUILD
  • THE SECOND ENDING [END]
  • Wanita Jahat Dirasuki Iblis
  • Worldgate Online ~ Sayap Dunia ~
  • THE NEW WORLD
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]
  • To Another World with Angelic Protection
  • Who Is Called A Bird?!  || [Vol.1]
  • Ex-Fiance's Obsession {END}
WOOS

Lautan sangat luas dan dalam, tidak ada siapapun yang dapat mengukurnya. Sama seperti jurang itu, tidak ada yang mengetahui seberapa dalam dasarnya. Semuanya sangat gelap. Dasar yang selama ini aku kira adalah ujung segalanya namun sepertinya bukan dasar yang sesungguhnya. Setiap waktu, mereka menyerang dan terus menyerang. Mereka berusaha memilikiku dengan terus menyakiti tubuhku. Suara-suara mereka sangat menyakitkan dan terus menggema di kepalaku sehingga lama-lama membuatku seperti orang gila. Sudah berapa lama aku disini. Siang menjadi malam dan malam menjadi siang. Aku tidak dapat mengetahuinya. Aku terus berteriak, pergi ... pergi ... kalian semuaaaa... pergi !!! Tinggalkan aku sendiri disini. Kalian tidak akan bisa memilikiku... Pergi !!! kalian semua ... pergi !!! aku terus berteriak mengusir mereka agar mereka menjauh dan hilang dari pandanganku namun mereka tidak mau pergi. Jumlah mereka justru semakin lama semakin banyak. jumlahnya tidak terbatas. Bayangan-bayangan itu semakin banyak dan berwarna hitam kelam. Aku terus menolak suara-suara mereka yang perlahan-lahan mulai melampaui batas dan membuka segel yang selama ini melindungi kita berdua dan perlahan-lahan aku jatuh ke dalam kegelapan itu. Apakah aku sungguh akan jatuh ke dalam kegelapan ? Kalimat-kalimat itu terus berputar berulang-ulang di dalam pikiranku dan kesadaranku perlahan-lahan menghilang ke dalam kegelapan. Kamu tau apa yang aku rasakan di dalam tubuh yang sudah bukan milikku? Tentu saja kamu tidak dapat merasakannya karena kamu tidak mengingat apapun tentang kejadian 14 Tahun yang lalu. Kamu sangat bahagia dengan kehidupanmu saat ini. Senyum di wajahmu itu membuat hatiku tercabik-cabik. Aku akan membuatmu membayar semuanya. Aku tidak akan membiarkan kamu melupakan aku dengan begitu mudah. Aku akan membalas semua rasa sakit yang aku terima selama ini. Semuanya ini tidak akan terjadi jika bukan karena dirimu yang tidak seharusnya terlahir ke dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines