PELANGI (BUKAN PERASAAN SESAAT)

PELANGI (BUKAN PERASAAN SESAAT)

  • WpView
    Reads 177
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 30, 2022
Tingggg! Notifikasi IG berbunyi pukul 8 pagi dan juga membuat danisa terbangun. @Garviev mengirim pesan : nis, lo nggak papa? Danisa terbelalak. Dia mengira ini mimpi tiba-tiba Garvi DM menanyakan kabarnya. Danisa benar-benar tak ingin berurusan dengan gerombolan laki-laki Teknik Mesin itu lagi. Dibiarkannya chat itu bersarang di DM IGnya. @Garviev Boleh ketemu? Danisa Affandra mahasiswa Fashion Design bertemu dengan Garvi Evano mahasiswa Teknik Mesin yang mempunyai kisah yang sama. akankah mereka perlahan menghilangkan trauma yang mendalam bersama? akankah semulus itu perjalana mereka?
All Rights Reserved
#18
teknikmesin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Davin [On Going]
  • Calon Malaikat Kecil (END)
  • POROS
  • GALARA [END] ✔️
  • Evelisse: Queen Antagonist
  • CAN I SEE YOU AGAIN
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • Dinar vs Si Kembar [Pindah ke DREAME]
  • SERAVA
  • DIA ANDRA [TERBIT (MASIH LENGKAP)]

"b-biarin gue tenang kali inii! Biarin g-gue gak ngerasain rasa s-sakit lagi." "Gakk Vin! Gak akan. Lo gausah ngomong yang aneh-aneh. Gue yakin lo itu kuat!" "Gue bener-bener c-capek, Zan," lirih Davin dengan bibir yang bergetar. "Masih banyak yang sayang sama lo! Algarez dan Cia butuh lo Davin. Ayoo wujudin semua mimpi lo bareng gue! Ada Olimpiade yang harus lo jalanin besok. Lo gak boleh lupain ituu. Gue selalu support lo!" Ucap Narzan susah payah dengan guyuran air mata yang engan berhenti. Dadanya terasa sesak. Sangat sesak! Melihat Davin yang terbaring di brankar dengan wajah pucat pasi. "G-gue mohonn arzan, g-anteng, d-unia, ak-hi-rat," Davin tersenyum, kala melihat Narzan terkekeh mendengar panggilan itu. Dulunya Narzan sangat membenci panggilan itu, menurutnya itu sangatlah berlebihan. Tetapi kali ini, Narzan menyukainya. "Gue ti-tip ini buat, Cia.." Davin memberikan secarik kertas kepada Narzan. ◍ "Aku titip mata aku sama kamu yaa, jaga baik-baik." ≻───── ⋆✩⋆ ─────≺ Kapan luka ini berakhir? Nyatanya luka ini terus selalu hadir sampai dimana hari terakhir itu tiba! #1 penulispemula 🏆 #1 lukaabadi 🏆 #2 markas 🏆 #3 terpuruk 🏆 #3 cia 🏆

More details
WpActionLinkContent Guidelines